Cara Mengurus Dan Menciptakan Surat Laporan Keterangan Kehilangan Dari Kepolisian

Surat Keterangan Hilang - Pernah mengalami kehilangan barang berharga atau barang yang paling kita senangi?

Kehilangan motor, dompet, handphone, atau barang berharga lainnya?
 Pernah mengalami kehilangan barang berharga atau barang yang paling kita senangi Cara Mengurus dan Membuat Surat Laporan Keterangan Kehilangan dari Kepolisian

Saat kehilangan sebagian besar orang akan merasa seperti itu yaitu momen terburuk yang terjadi.

Musibah kehilangan barang berharga, sanggup terjadi kepada siapa saja, tanpa pernah sanggup kita hindari.

Apalagi kehilangan aset yang paling berharga yang kita miliki, menyerupai dompet.

Baca juga: Surat Keterangan Domisili

Membuat Surat Laporan Kehilangan dari Kepolisian


Dompet aset yang paling berharga? Iya, Anda tidak salah, dompet!

Jika dilihat dari nilainya, harga sebuah dompet tidaklah terlalu mahal, namun yang menjadikannya aset berharga itu yaitu isi nya.

Isi yang ada didalam dompet itu, yang menciptakan kita panik ketika kehilangan dompet.

KTP, SIM, STNK, ATM,  Kartu Kredit, dan sebagainya yang tersimpan di dalam dompet ini yaitu dokumen-dokumen yang sangat berharga, yang berafiliasi pribadi dengan aset kita yang lainnya.

Sebut saja STNK.

STNK yaitu Surat Tanda Nomor Kendaraan bermotor yang menjadi bukti identitas kepemilikan sebuah kendaraan bermotor.

STNK ini wajib dibawa setiap kali kita akan memakai kendaraan bermotor tersebut.

Selain itu, dokumen menyerupai KTP dan SIM memang tidak berafiliasi pribadi dengan aset atau harta kita, namun sama pentingnya dengan aset-aset berharga kita yang lainnya.

Yang menjadikannya berharga ini yaitu dokumen tersebut merupakan dokumen resmi yang memang sangat kita butuhkan, apalagi biasanya kepengurusan untuk mendapatkannya tidak mudah.

Kalau hanya ATM atau Kartu Kredit, berdasarkan saya tidak terlalu dipusingkan, tingga telpon call center bank, supaya memblokir kartu ATM dan Kartu Kredit, uang yang ada direkeningpun menjadi aman.

Hampir semua orang pernah mengalami kehilangan barang berharga mereka, setidaknya pernah sekali,

Namun, apabila kita sering dan berkali-kali kehilangan barang, apalagi untuk jenis barang yang sama menyerupai dompet misalnya, maka kita harus memikirkan kembali, apa yang salah dari diri kita.

Jika kita sudah berulang kali kehilangan suatu barang berharga, maka yang harus kita lakukan adalah:

1. Introspeksi Diri 


Pertama kali yang kita lakukan yaitu dengan mengintrospeksi diri, mencari tahu apa yang menjadi penyebab kita sering kehilangan barang.

Bisa jadi alasannya kita terlalu sembrono, atau sembarangan dalam menyimpan barang. Misalnya, kita sering sembarangan parkir kendaraan, sehingga mengakibatkan kecurian?

Atau mungkin sering asal menaruh handphone di sembarang tempat?

Atau sanggup juga alasannya kurang menghargai barang yang kita miliki!.

Apapun itu introspeksi diri perlu untuk dilakukan supaya insiden yang sama tidak terulang kembali.

2. Mencari dan Mencegah


Cobalah untuk mengingat-ingat, kapan terakhir kali kita melihat atau merasa masih mempunyai barang yang hilang tadi.

Jika masih sanggup ditelusuri untuk dicari, maka berusahalah untuk mencarinya, alasannya kita mempunyai kewajiban untuk berusaha.

Selain itu cobalah untuk mengingat-ingat kembali, kapan terakhir kali kita pernah kehilangan suatu barang berharga.

Apabila masih dalam waktu yang tidak terlalu lama, maka sudah saatnya kita berpikir bagaimana cara untuk mencegah hal itu terulang kembali dimasa yang akan datang.

Salah satu kewajiban kita untuk berusaha mencari barang kita yang hilang, yaitu dengan cara melaporkannya kepihak yang berwajib - polisi.

Kembali lagi, dompet sebagai aset yang paling berharga alasannya terdapat aneka macam macam dokumen penting didalamnya ini, menjadi sangat penting untuk kita perhatikan.

Jika kia telah kehilangan dompet beserta dokumen-dokumen penting yang ada didalamnya, maka yang harus kita lakukan selanjutnya yaitu memblokir, dan menciptakan kembali dokumen-dokumen tersebut.

Mungkin, pembuatan barang-barang berupa dokumen dan kartu-kartu tersebut tidaklah terlalu mahal dalam pengurusannya.

Jika ATM yang hilang, pastinya masih kondusif alasannya ada PIN sebagai proteksi, dan kita sanggup meminta pihak bank untuk memblokirnya.

Yang menjadi permasalahannya yaitu proses kepengurusan kartu dan surat-surat penting tersebut yang seringkali menciptakan kita gundah dan jengkel.

Sebab, tidak jarang kita merasa menjadi sebuah bola pingpong.

Dioper dari satu instansi ke instansi yang lain, dan seterusnya, sehingga banyak menghabiskan waktu yang tidak sebentar.

Namun, walaupun kita kehilangan barang berharga tersebut, yang harus kita lakukan pertama yaitu untuk tidak panik.

Karena ketika panik, kita tidak sanggup berpikir sejarah jernih, sehingga apa-apa yang kita kerjakan pada alhasil tidak sesuai prosedur, yang pada alhasil banyak membuang-buang waktu kita.

Kaprikornus ketika kita kehilangan barang berharga, atau surat berharga, yang harus kita lakukan yaitu segera melapor ke pihak kepolisian, dikantor kepolisian setempat dan terdekat.

Jika kita kehilangan barang berharga dipusat-pusat keramaian, menyerupai di mall atau pasar, kita sanggup mendatangi pos-pos polisi yang ada di sekitar pasar, atau mall tersebut.

Melapor Kehilangan ke Kantor Polisi Terdekat


Sebelum melapor kehilangan barang atau dokumen berharga dikantor kepolisian, yang perlu Anda ketahui dan siapkan yaitu beberapa hal berikut ini, supaya Anda tidak harus bolak-balik dalam pengurusannya.

Membuat Surat Pengantar dari Kelurahan/ Kantor Desa


Sebelum Anda pergi melapor ke kantor polisi terdekat, ada baiknya Anda mempersiapkan dokumen-dokumen pendukung lainnya, menyerupai contohnya surat pengantar kelurahan/ desa.

Yakni sebagai persiapan dan jaga-jaga diminta oleh pihak kepolisian, sehingga bila sudah Anda siapkan, Anda tidak perlu lagi bolak-balik hanya untuk mengurus surat keterangan kehilangan di kepolisian.

Datangi kantor lurah, atau kantor desa setempat, temui petugas disana dan mintalah untuk dibuatkan surat pengantar kehilangan ke kepolisian.

Kepengurusan manajemen surat pengantar menyerupai ini biasanya tidak dipungut biaya, dan jikapun ada biaya, biasanya hanyalah biasa adminstrasi yang besarannya tidak lebih dari 10rb rupiah.

Menginventarisasi Dokumen dan Barang yang Hilang


Ingat dan catat barang atau dokumen-dokumen apa saja yang hilang, supaya pada ketika proses pembuatan laporan kehilangan di polisi sanggup berlangsung dengan cepat.

Ingat-ingat barang atau dokumen apa saja itu, bahkan bila perlu di buat daftar dokumen dan barang yang hilang contohnya saja KTP, Kartu Kredit, SIM, ATM, Hand phone dan sebagainya beserta dengan nomor identitasnya.

Seperti mencatat dokumen yang hilang menyerupai KTP dan SIM yang dilengkapi dengan nomor KTP dan nomor SIM nya, dan sebagainya.

Apalagi bila Anda melampirkan dalam daftar fotocopy dari dokumen-dokumen yang hilang tersebut, maka dalam proses kepengurusan surat keterangan kehilangan di polisi akan lebih mudah.

Namun, apabila Anda tidak mempunyai fotocopy -annya dan Anda tidak ingat nomor-nomor dokumen tersebut, Anda sanggup menuliskan keterangan "nomor tidak ingat”

Persyaratan Membuat Surat Laporan Kehilangan Kepolisian


Agar Anda tidak harus bolak-balik dalam pembuatan laporan kehilangan di kepolisian, siapkan terlebih dahulu beberapa hal yang mungkin akan diharapkan menyerupai dibawah ini:

  • Kartu tanda penduduk (wajib, bila kartunya tidak ikut hilang).
  • Kartu tabungan (jika melaporkan terkait kehilangan ATM).
  • Foto barang yang hilang (jika ada)


Fotokopi dan Legalisir Surat Laporan Kehilangan dari Kepolisian


Pada ketika Anda akan menciptakan kembali dokumen-dokumen penting yang hilang tadi, pihak yang mengeluarkan dokumen, baik itu instansi pemerintah daerah, ataupun pihak perbankan, biasanya akan meminta surat keterangan kehilangan dari kepolisian orisinil dan atau legalisir nya.

Oleh alasannya itu ketika menciptakan surat laporan kehilangan di kepolisian, ada baiknya Anda meminta untuk dibuatkan rangkapnya berupa fotocopy dan di legalisir.

Sebab, berkas orisinil atau copy legalisir bagi instansi keuangan menyerupai bank atau yang lainnya untuk proses penggantian barang yang hilang menyerupai kartu ATM atau Kredit Card, maka sebaiknya minta rangkap yang dilegalisir alasannya berkas tersebut niscaya dibutuhkan.

Selain itu, alasannya Anda akan mengurus banyak dokumen yang hilang, maka Anda tidak harus menciptakan banyak surat laporan kehilangan dari kepolisian, namun untuk setiap dokumen, cukup dengan satu copian surat laporan kehilangan dari kepolisian yang dilegalisir saja.

Masa Berlaku Surat Laporan Kehilangan dari Kepolisian

Masa berlaku surat laporan kehilangan dari kepolisian yaitu hanya untuk 14 hari saja.

Apabila Anda masih membutuhkannya lagi, maka Anda sanggup memperpanjangnya kembali.

Oleh alasannya masa berlaku surat laporan kehilangan dari kepolisian ini cukup singkat, maka sehabis Anda mendapat surat laporan kehilangan ini segeralah melaksanakan pengurusan ke instansi-instansi terkait untuk penggantian dokumen-dokumen yang hilang tadi.

Proses Pembuatan Surat Laporan Kehilangan di Kepolisian


Untuk menciptakan laporan kehilangan di kepolisian, Anda harus mengikuti beberapa tahapan berikut.

Ada baiknya Anda mendatangi kantor polisi resor, alasannya tempat pengaduan dan pelayanan masyarakatnya lebih lengkap, bukan di kantor pos-pos polisi.

Setelah tiba dikantor polisi resor (Polres) setempat, Anda sanggup mendatangi pusat pengaduan dan pelayanan masyarakat, untuk menciptakan surat laporan kehilangan dari kepolisian.

Sentra layanan dan pengaduan masyarakat ini sangat gampang untuk ditemukan, alasannya biasanya terletak di kepingan depan pintu masuk kantor polisi.

Saat Anda mendatangi kantor polisi, bersikaplah sopan dan tertib. Apabila pusat layanan dan pengaduan sedang ramai pengunjung, maka antrilah dengan tertib, sembari menunggu nama Anda dipanggil.

Setelah nama Anda diPanggil, jelaskan maksud dan tujuan Anda, bahwa Anda ingin meminta surat laporan kehilangan.
Kemudian petugas kepolisian akan meminta data-data sebagai berikut:

  • Nama lengkap
  • Alamat
  • Jenis pelaporan
  • Kapan waktu kejadian
  • Dan lain lain

Taati, dan ikuti semua mekanisme yang ada hingga selesai. Kunci utamanya yaitu jujur dalam menciptakan laporan kehilangan sesuai fakta yang Anda alami.

Karena apabila Anda berbohong ketika menciptakan surat laporan kehilangan akan ada jawaban hukumnya.

Anda sanggup dikenakan pidana dengan sangkaan menciptakan laporan palsu.

Kaprikornus berhati-hatilah dalam menciptakan laporan di kepolisian.

Disinilah letak perlunya Anda menciptakan dan mencatat daftar barang atau dokumen yang hilang tadi, supaya apa yang Anda sampaikan pada ketika menciptakan surat laporan kehilangan dari kepolisian lancar dan benar apa adanya.

Kelengkapan Berkas yang Harus Dipenuhi


Pahami kelengkapan berkas yang harus dipenuhi untuk aneka macam perkara kehilangan, sebagai mana berikut ini.

Untuk mempermudah pelaporan, ketika tiba ke kantor polisi terdekat selain menyiapkan dokumen menyerupai yang telah kami sebutkan diatas, Anda perlu memahami beberapa dokumen penting berikut ini supaya proses pembuatan laporan kehilangan dari kepolisian Anda sanggup lancar.

  1. Jika kehilangan KTP, menyiapkan foto copy KTP, atau bila ingat sanggup dengan hanya Nomor Induk KTP saja.
  2. Jika kehilangan kartu ATM, wajib memperlihatkan nomor rekening bank dan kantor cabang di mana Anda membuka rekening tersebut.
  3. Jika kehilangan STNK, maka Anda niscaya akan diminta fotokopi STNK atau copy BPKB. Jika BPKB kendaraan Anda masih menjadi jaminan kredit, Anda sanggup minta surat keterangan ke pihak bank atau leasing atau forum kredit lainnya.
  4. Jika kehilangan SIM, wajib memperlihatkan foto copy SIM yang hilang, kalau tidak ada, nomor SIM.

Jika dokumen di atas sanggup dilengkapi, maka proses pembuatan laporan kehilangan sanggup pribadi diproses.

Namun apabila, kelengkapan dokumen tidak lengkap, petugas dari kepolisian biasanya akan memperlihatkan solusi pengganti yang sanggup dipenuhi lebih lanjut.

Setelah selesai Anda akan di berikan surat laporan kehilangan dari kepolisian.

Pertanyaan-pertanyaan Saat Pembuatan Laporan Kehilangan di Kepolisian

Dalam menciptakan laporan kehilangan di kepolisian ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan.

Seperti pertanyaan-pertanyaan yang biasanya diajukan oleh petugas, ketika Anda menciptakan surat laporan kehilangan dari kepolisian.

Saat petugas menanyakan daftar pertanyaan untuk surat laporan kehilangan dari kepolisian, Anda harus menjawab dengan jujur dan rinci, supaya proses pembuatan surat laporan kehilangan dari kepolisian sanggup lancar.

Berikt ini daftar pertanyaan, yang biasanya akan ditanyakan oleh petugas:

Jika Anda sebagai korban yaitu orang dewasa, atau dianggap cakap didepan hukum, ada baiknya Anda melaporkan sendiri, dan menjawab semua pertanyaan dari petugas sendiri.

Apabila Anda sebagai korban masih dibawah umur, yakni belum 18 tahun atau belum menikah, maka Anda harus didampingi oleh orang bau tanah ketika menciptakan surat laporan kehilangan dari kepolisian ini.

Pertanyaan Seputar Kasus Kehilangan, seperti:

  1. Barang apa yang hilang?
  2. Kapan hilangnya?
  3. Tempat terjadinya kehilangan dimana?

Serta pertanyaan-pertanyaan lain yang menyangkut dan berafiliasi dengan perkara kehilangannya.

Jika berkas sudah lengkap dan kronologinya jelas, proses pembuatan laporan kehilangan dari kepolisian biasanya membutuhkan waktu kurang dari 25 menit.

Setelah semuanya selesai, petugas kepolisian akan meminta Anda mengecek ulang identitas, pertanyaan dan jawaban Anda, sebelum di cetak dan ditanda tangani pejabat yang berwenang.

Selanjutnya yaitu meminta fotokopi yang dilegalisir secukupnya untuk keperluan pengurusan kehilangan kartu atau aneka macam dokumen lainnya ke aneka macam instansi.

Membuat laporan surat laporan kehilangan dari kepolisian itu mudah, akan tetapi walaupun mudah, jangan dianggap sepele.

Sebenarnya proses yang rumitnya bukanlah pada ketika pembuatan surat laporan kehilangan dari kepolisian, akan tetapi pada ketika Anda mengurus kartu atau dokumen yang hilang ke masing-masing instansi, yang menerbitkan dokumen yang hilang tersebut.

Dengan kehilangan barang atau dokumen berharga ini, semestinya kita sanggup mengambil pelajaran atau pesan tersirat dibalik petaka ini.

Boleh jadi petaka kehilangan ini terjadi alasannya sifat kita sendiri.

Misalnya, selama ini kita pelit dan tidak pernah menyebarkan sehingga menciptakan Allah mengambil secara paksa sesuatu yang kita miliki.

Karena itu, banyak sedekah, menyebarkan dan memberi yaitu cara terbaik untuk bersyukur dan juga tentu ini sangat menenangkan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel