Cuitan Ajakan Maaf Komika Arnest Prakasa, Tuluskah? Atau Hanya Drama Semata?
Terkait artikel ABI sebelumnya yakni mengenai "Cari sensasi, Komika Ernest Prakarsa menciptakan murka nitizen" beberapa dikala yang kemudian sebelum goresan pena ini dibuat, melalui akun twitter resmi Ernest Prakasa @ernestprakasa, telah mengungkapkan pernyataan maafnya atas cuitan sebelumnya. Yakni "JK dgn hangat menjamu Zakir Naik, org yg terang2an mendanai ISIS. Sulit dipahami,” Sabtu (4/3/2017) yang lalu.
Cuitan seruan maaf Ernest ini sekali lagi, pribadi menerima aneka macam respon dari warga jagad maya (netizen). Dalam penelusuran awambicara.id, aneka macam balasan dari nitizen, atas cuitan seruan maaf dari salah satu bintang film dalam film trilogi comic 8 ini.

Berdasarkan pengamatan, akun @fauji_winata mencuit @ernestprakasa jangan minta maaf ke netizen dong. Minta maaf ke Dr. Zakir Naik yang sudah kamu fitnah keji ibarat ini tanpa ada kejelasan.
Akun @yank_kenez mencuit @ernestprakasa Koko koko yg demen ngelucu di tipi.. mending ngelucu hal lain dari pada ngelucu yang bukan bidang lo koh.
Cuitan Permintaan Maaf Komika Arnest Prakasa
Akun @iamAdityaRizal mencuit udah kayak pak @basuki_btp aja, habis ngehina sana sini. Mnta maaf. Kyk ny ngmong maaf gmpang bgt ya bro @jueviollegrace :D @ernestprakasa.
Ada juga akun yang memaafkan cuitan dari komikus ini, ibarat akun @andhasnaruse mencuit @ernestprakasa terima kasih untuk seruan maafnya yg tulus. kedepannya lebih berhati-hati lagi mengemukakan pendapat.
Berdasarkan pengamatan, saya beropini bahwa, tindakan seruan maaf melalui cuitan di akun resmi Arnest Prakasa ini sudah sempurna dilakukan, dan walaupun akhir yang ditimbulkannya sangat besar, komika Arnest Prakasa sanggup bertindak cepat dengan menghapus cuitan sebelumnya dan pribadi melaksanakan seruan maaf di akun resminya.
Akan tetapi, sekali lagi, saya disini bukan alasannya tidak mau memaafkan atau terkesan kurang yakin dengan seruan maaf dari komika ini. Dilihat dari cuitan seruan maafnya, Arnest Prakasa sang komika, menjelaskan alasan-alasannya mengapa ia menciptakan cuitan "JK dengan hangat menjamu Zakir Naik, org yg terang-terangan mendanai ISIS. Sulit dipahami", dan bahwa Arnest Prakasa ibarat menggiring opini, membawa yang membaca cuitannya untuk memaklumi dan membenarkan cuitan sebelumnya, yakni menurut informasi yang dibentuk oleh dailymail.co.uk.


Dari cuitan seruan maaf saudara Arnest ini, pada point 4, komikus ini, berupaya menggiring, dengan menciptakan semacam pertanyaan, "Bagaimana kalau artikel tadi benar? Apa saya berbagi yang salah? Menunjukkan bahwa ia tidak benar-benar meminta maaf atas cuitan sebelumnya.

Sekali lagi, saya melihat penggiringan opini dari saudara Arnest ini, dari point 5 sanggup disimpulkan bahwa komika ini merasa tidak bersalah, alasannya atas cuitannya menuduh Dr. Zakir Naik itu, bahwa media yang dikutipnya, yang jadi acuannya yakni media ternama, jadi mustahil media itu salah. Wallahualam.