Penerimaan ASN 2019 rencananya akan dilaksanakan pada bulan Agustus untuk PPPK Tahap II dan bulan Oktober untuk CPNS 2019.
Dalam seleksi penerimaan CPNS 2019, pemerintah rencananya akan mengadopsi soal HOTS dalam soal ujian seleksi cpns 2019.
Adapun soal HOTS itu sendiri telah dipakai dalam Ujian Nasional dan Penerimaan Mahasiswa Baru (SBMPTN). Sebelum Anda menghadapi seleksi ASN dengan menjawab soal cpns, tentunya yang pertama kali harus Anda lakukan yaitu mendaftar CPNS untuk sanggup ikut serta mengikuti seleksi dan menjawab soal penerimaan cpns itu sendiri.
Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Muhammad Ridwan beberapa waktu yang kemudian menyampaikan bahwa terkait proses dan agenda seleksi CPNS 2019 akan segera diumumkan ke publik.
Update terkini: BKN menyatakan pengumuman penerimaan CPNS 2019 akan dibuka mulai tanggal 25 Oktober 2019. Berikut mekanisme pendaftaran CPNS 2019 untuk Anda ketahui, menurut penerimaan CPNS pada tahun lalu.
Mekanisme Pendaftaran CPNS 2019 dan PPPK Tahap II
Akan tetapi, mengenai kepastian kapan agenda pendaftaran penerimaan CPNS 2019 ini, belum sanggup dipastikan.
Detail kapan, di mana, bagaimana, pembukaan pendaftaran penerimaan CPNS ini belum sanggup dipastikan, namun SOP pelaksanaanya sudah ada dan jelas.
Ridwan mengungkapkan bahwa pada SOP itu telah diatur mekanisme awal hingga selesai pada seleksi CPNS tahun 2019 ini.
Misalnya pengumuman penerimaan CPNS selama 15 hari kerja, pendaftaran secara online, seleksi dengan CAT BKN, dan lain sebagainya.
Untuk penerimaan ASN tahap II ini, kemungkinan besar yang dibuka dan diseleksi terlebih dahulu yaitu untuk calon PPPK (P3K).
Untuk itu, bagi Anda yang ingin mendapatkan informasi terkini terkait penerimaan ASN (CPNS dan PPPK) tahun 2019 ini, ada baiknya Anda mengikuti akun-akun media umum resmi BKN, baik itu Instagram, Facebook, maupun Twitter.
Kepastian agenda penerimaan dan pendaftaran CPNS 2019 ini belum sanggup disampaikan oleh BKN kepada masyarakat.
Sebab masih banyak hal yang harus dipersiapkan oleh BKN.
Tidak hanya menganalisis e-formasi yang masuk dari daerah-daerah saja, namun juga melaksanakan penilaian terkait seleksi kompetensi bidang (SKB).
Yang mana pada penerimaan CPNS tahun kemudian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) banyak dikeluhkan oleh peserta lantaran terbilang sulit.
Adapun untuk pendaftaran penerimaan ASN 2019 ini, yakni CPNS dan PPPK tidak lagi melalui portal masing-masing.
Seperti misalnya, pada penerimaan CPNS tahun 2018 lalu, di portal SSCN.BKN.GO.ID, sedangkan untuk PPPK di SSCASN.BKN.GO.ID.
Pada penerimaan ASN 2019, yakni CPNS dan PPPK dilakukan pada satu portal resmi, yakni di SSCASN.BKN.GO.ID.
Nah, pendaftaran CPNS ini dilakukan secara online, jadi disini Anda harus menyiapkan segala berkas persyaratan secara digital (softcopy) untuk diupload secara online.
Lalu, bagaimana untuk alur pendaftaran CPNS 2019 itu sendiri?
Tata Cara dan Alur Pendaftaran CPNS 2019
Untuk alur pendaftaran CPNS 2019, Kemenpan RB menyatakan bahwa tata cara pendaftaran CPNS 2019 kemungkinan besar masih sama menyerupai penerimaan, pendaftaran dan seleksi CPNS 2018 yang lalu.
"Insya Allah sama," ujar Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB, Mudzakir, ketika ditanyai awak media pada Senin 22 Juli 2019.
Melihat kebelakang, yakni pada perekrutan CPNS 2018 yang lalu, Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah melampirkan tata cara pendaftaran secara digital melalui Buku Petunjuk Pendaftaran Sistem Seleksi CPNS Nasional Tahun 2018.
Dan bila di padukan dengan informasi CPNS pada tahun 2019 ini, yang mana penerimaan ASN, baik itu PPPK, CPNS maupun Sekolah Ikatan Dinas, tidak lagi melalui portal yang berbeda, namun diportal yang sama yakni, SSCASN. (sscasn.bkn.go.id).
Adapun alur dan tahapan-tahapan pendaftarannya yaitu sebagai berikut:
1. Membuat akun di portal https://sscasn.bkn.go.id
- Mengisi NIK, Nomor KK atau NIK Kepala Keluarga
- Mengisi alamat e-mail aktif, password dan pertanyaan pengaman
- Mengupload Pas Photo minimal 120 KB maksimal 200 KB
- Mencetak Kartu Informasi Akun
2. Log in ke https://sscasn.bkn.go.id
- Menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan
3. Mengupload Foto Selfie
- Upload foto selfie dengan memperlihatkan KTP dan Kartu Informasi Akun untuk sanggup melanjutkan ke tahap berikutnya.
4. Lengkapi Biodata
- Mengisi Biodata
5. Memilih instansi, Formasi, dan Jabatan
- Pelamar hanya sanggup menentukan 1 instansi, 1 formasi, dan 1 jabatan
6. Cek Resume
- Pastikan bahwa data telah terisi semua dengan benar
- Dan pastikan instansi, formasi, dan jabatan yang dipilih sudah benar
7. Kirim Data
- Klik Simpan data yang telah dicek di Resume dan pastikan bahwa data tersebut terisi dengan lengkap dan benar
- Data yang telah diklik Kirim tidak sanggup diubah dengan alasan apapun
8. Cetak Kartu Pendaftaran SSCASN
- Cetak dan Simpan dengan baik Kartu Pendaftaran SSCASN
- Kartu Pendaftaran SSCASN 2019 dipakai sebagai bukti telah menuntaskan proses pendaftaran melalui SSCASN.
Tata cara dan alur pendaftaran ASN (CPNS 2019 dan PPPK Tahap II) diatas sanggup menjadi tumpuan atau citra bagi Anda untuk mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan ketika mendaftar CPNS 2019 dan PPPK Tahap II pada ketika dibuka secara resmi oleh pemerintah.
Masalah yang Sering Dihadapi Pelamar CPNS
BKN selaku koordinator pelaksana seleksi nasional penerimaan CPNS akan memaparkan beberapa duduk kasus dan hambatan yang dihadapi pelamar CPNS ketika mendaftar secara online di sscn.bkn.go.id. setiap tahunnya.
Dengan dipaparkannya permasalahan-permasalahan yang sering dihadapi oleh sebagian besar pelamar CPNS ini, diharapkan sanggup membantu pelamar serta menjadi antisipasi bagi mereka semoga permasalahan serupa tidak lagi terjadi.
Seperti dikutip dari laman bkn.go.id, hambatan dan duduk kasus yang dihadapi pelamar CPNS ketika melaksanakan pendaftaran tersebut merupakan hasil rekapitulasi Tim Helpdesk yang disediakan BKN selama penerimaan CPNS berlangsung pada tahun 2018 yang lalu.
Masalah yang Dihadapi Saat Pelamar Mendaftar CPNS di SSCN.BKN.GO.ID
Beberapa permasalahan yang dihadapi oleh para pelamar atau peserta CPNS tersebut antara lain yakni:
1. Nomor Indentitas Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK)
Pengaduan pelamar yang masuk ke helpdesk SSCN BKN pada penerimaan CPNS tahun lalu, didominasi oleh permasalahan identitas kependudukan, yakni NIK dan Kartu Keluarga (KK).
Permasalahan identitas kependudukan ini ternyata tidak hanya terjadi pada penerimaan CPNS 2018, namun juga terjadi pada masa pendaftaran CPNS tahun 2017 lalu.
Untuk mengantisipasi permasalahan ini, para pelamar harus memastikan NIK dan KK yang akan dipakai pada ketika pendaftaran CPNS secara online melalui https://sscn.bkn.go.id, (tahun 2019 di sscasn.bkn.go.id)
NIK dan KK tersebut harus terdaftar dan update dalam database Kantor Kependudukan dan Pencatatan Sipil pusat.
Salah satu yang menjadi keluhan paling banyak dari peserta pelamar CPNS menyangkut wacana identitas kependudukan ini yaitu ketidaksesuaian antara nama dan tanggal lahir pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) dengan database kependudukan nasional.
Padahal, pada penerimaan CPNS tahun 2018, Humas BKN telah menghimbau dan mengedukasi masyarakat, khususnya para pelamar CPNS semoga sanggup mengantisipasi permasalahan ini jauh-jauh hari sebelumnya dengan melaksanakan konfirmasi ke dinas Dukcapil setempat.
Permasalahan kedua yang paling banyak dikeluhkan dan dihadapi para pelamar CPNS yaitu salah memasukkan atau menginput data pelamar.
Dari rekapitulasi pengaduan Helpdesk BKN yang diterima yang diterima oleh Tim Helpdesk BKN, permasalahan ini disebabkan lantaran banayk pelamar yang tidak membaca dan memperhatikan dengan teliti fitur-fitur yang terdapat di portal resmi Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN).
Serta tata cara pengisian kolom di dalamnya sehingga pada ketika mengisi atau menginput data, menjadi tidak sesuai dengan apa yang diminta.
Selain itu, permasalahan lainnya yaitu kebanyakan pelamar terburu-buru saaat melaksanakan pendaftaran.
Sebelum mereka memastikan terlebih dahulu kebenaran data yang diinput, padahal kesalahan input data tidak sanggup diperbaiki
Para pelamar CPNS, cenderung terburu-buru, dikejar-kejar tenggat waktu pendaftaran, sehingga kurang mencermati syarat atau kualifikasi pendidikan dan dokumen yang diminta yang harus diupload.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, sebagai pelamar CPNS, seharunya Anda memahami dan membaca serta meneliti secara benar, baik itu kualifikasi, syarat serta alur atau mekanisme pendaftaran.
Sehingga Anda tidak akan pernah menghadapi masalah-masalah tersebut diatas.
Sedangkan untuk tata cara dan alur pendaftaran CPNS 2018, menyerupai dalam buku petunjuk pendaftaran sistem seleksi CPNS nasional 2018, akan kami uraikan secara lengkap disini, sebagai contoh untuk Anda dalam mendaftar CPNS 2019 nanti.
BKN sendiri telah menyatakan bahwa kemungkinan besar tata cara dan alur pendaftaran cpns 2019 sama dengan pendaftaran cpns 2018, namun sanggup saja ada perbedaan, walaupun tidak begitu siginfikan.
Setidaknya dengan memahami alur dan tata cara atau mekanisme pendaftaran CPNS 2018, Anda tidak akan kesulitan ketika mendaftar ketika CPNS 2019 resmi dibuka pemerintah.
Sehingga, Anda hanya fokus pada berusaha dan mencar ilmu memahami tahapan seleksi penerimaan CPNS saja. Seperti misalnya, fokus mencar ilmu contoh soal cpns dari tahun-tahun yang lalu, atau dari buku contoh soal cpns yang telah Anda beli.
Walaupun bergotong-royong Anda sanggup mencar ilmu contoh soal cpns dari internet dengan mencarinya di google dengan kata kunci "soal cpns" atau "contoh soal cpns".
Akan lebih gampang dan lebih cepat bila Anda mem-bookmark menyimpan dan subscribes/ berlangganan artikel terkini dari kami Awambicara.id.
Karena kami telah menyediakan contoh-contoh soal cpns dan kunci jawabannya. Bahkan tidak hanya itu, kami juga menyertakan pembahasan yang terperinci untuk masing-masing bentuk soal.
Tips mengatur waktu ketika menghadapi ujian cpns, tips menjawab cepat dan ringkas setiap soal cpns yang diujikan, dan lain-lain sebagainya.
Dan semua itu kami berikan kepada Anda secara gratis..! Artinya benar-benar gratis. Tidak ada istilah trial atau percobaan, untuk mendapatkan kanal lengkap terhadap kumpulan bank soal cpns yang kami sajikan.
Serta tentu saja, kami akan selalu mengupdate secara terencana contoh soal cpns sesuai dengan perkembangan yang ada pada ketika ini.
Sebagai contoh, dimana pemerintah ketika ini akan menerapkan atau mengadopsi soal HOTS untuk soal ujian cpns 2019 nanti, terutama untuk soal Tes Karakteristik Pribadi.
Kami juga telah memperlihatkan permasalahan-permasalahan yang sering dihadapi calon pelamar cpns pada tahun 2018 yang lalu.
Yang mana mereka banyak gagal diawal pendaftaran, yang disebabkan dokumen persyaratan awal dan paling penting, tidak sanggup mereka persiapkan sebelumnya dengan baik.
Berikut ini tata cara, alur dan mekanisme pendaftaran CPNS 2018, sebagai contoh bagi Anda untuk mendaftar CPNS 2019 nanti, apabila telah dibuka secara resmi oleh pemerintah.
Tata Cara, Alur dan Mekanisme Pendaftaran CPNS 2018
Alur pendaftaran ini sesuai dengan BUKU PETUNJUK PENDAFTARAN SISTEM SELEKSI CPNS NASIONAL 2018.
- Informasi Akun sebagai bukti telah melaksanakan pendaftaran
- Melengkapi biodata
- Memilih instansi, gugusan dan jabatan sesuai pendidikan
- Unggah dokumen yang dibutuhkan sesuai persyaratan instansi
- Mencetak isian yang telah dilengkapi pada form Resume
- Mencetak KARTU PENDAFTARAN SSCN 2018
5. Verifikasi Pendaftaran
Tim verifikator akan melaksanakan verifikasi berkas atau dokumen yang diunggah/ dikirimkan*) pelamar menurut syarat pendaftaran.
*)Bila persyaratan di instansi mencantumkan bahwa pelamar harus mengirimkan berkas fisik ke alamat yang tercantum.
Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi manajemen akan mendapatkan Kartu Ujian yang dipakai untuk mengikuti proses seleksi selanjutnya sesuai dengan ketentuan instansi dimana peserta melamar.
6. Hasil Seleksi
Panitia seleksi CPNS 2018 instansi akan mengumumkan informasi status kelulusan pelamar.
II. HAL – HAL YANG HARUS DISIAPKAN
Sebelum mendaftar ke instansi yang dituju, pastikan pelamar telah mempersiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk pendaftaran. Dokumen tersebut terdiri dari :
1. Kartu Keluarga 2. Kartu Tanda Penduduk (KTP) 3. Ijazah 4. Transkrip Nilai 5. Pas foto 6. Dokumen lain sesuai dengan ketentuan instansi yang akan dilamar
III. TATA CARA PENDAFTARAN CPNS 2018 SECARA UMUM
1. Pelamar harus masuk ke portal SSCN 2018
2. Pelamar diwajibkan untuk memahami tata cara dan syarat pendaftaran dengan teliti
3. Klik "Pencarian Lowongan" untuk mencari informasi terkait Pendidikan, Jabatan dan Instansi yang dibuka. Kemudian pilih Jenis Formasinya
4. Pelamar sanggup melihat lowongan yang tersedia pada table tersebut, klik Download untuk melihat lebih detail Pengumuman dan Persyaratan instansi yang dipilih
5. Klik "Alur" untuk melihat tata cara pendaftaran CPNS 2018. Pelamar wajib membaca dengan teliti dan mempelajarinya supaya tidak ada informasi yang tertinggal sebelum melanjutkan ke proses Pendaftaran
6. Pelamar hanya sanggup melamar 1 (satu) jabatan dalam 1 (satu) jenis gugusan (Formasi Umum/ Formasi Khusus Lulusan Terbaik (cumlaude)/ Formasi Khusus Putra-Putri Papua dan Papua Barat/ Formasi Khusus Disabilitas/ Formasi Diaspora/ Formasi Atlet Terbaik)/ Formasi Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks THK-2) di 1 (satu) instansi
7. Untuk melanjutkan ke proses pendaftaran, klik "Registrasi" dan akan tampil halaman Pendaftaran Akun SSCN 2018 menyerupai gambar di bawah ini
9. Klik "FAQ" untuk mencari permasalahan terkait SSCN
10. Klik "Layanan Call Center" untuk menghubungi instansi terkait pendaftaran
3.1 Daftar ke Portal SSCN
Apabila pelamar siap untuk mendaftar, langkah-langkahnya yaitu :
1. Klik "Pendaftaran" dan akan tampil menyerupai berikut :
2. Pilih Jenis Formasi.
Pelamar yang menentukan Formasi Khusus Diaspora atau Olahragawan/ Olahragawati Berprestasi Internasional atau Tenaga Pendidik & Tenaga Kesehatan Eks THK-II, tidak sanggup mengubah gugusan ke Formasi Umum atau Formasi Khusus Disabilitas Fisik atau Lulusan Terbaik atau Puta/ I Papua & Papua Barat.
Formasi Diaspora diperuntukkan untuk pendaftar yang termasuk sebagai Diaspora berkewarganegaraan Republik Indonesia dan terdata di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.
Syarat embel-embel sanggup dilihat di halaman web ketika menentukan jenis gugusan halaman Pembuatan Akun.
Formasi Olahragawan/ Olahragawati Berprestasi Internasional diperuntukkan untuk pendaftar yang termasuk di dalam atlet berprestasi internasional menurut data Kementerian Pemuda dan Olahraga, merujuk ketentuan Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 6 Tahun 2018.
Bagi pelamar yang menentukan jenis gugusan khusus Tenaga Honorer Kategori II, harap membaca dan memahami tata cara pendaftaran di poin 3.9.
3. Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga atau NIK Kepala Keluarga (NIK KK) bagi pelamar yang menentukan jenis gugusan Umum, Lulusan Terbaik Dengan Pujian, Penyandang Disabilitas dan Putra/ i Papua & Papua Barat.
Bagi pelamar yang menentukan Diaspora, masukkan Nomor Passport.
Bagi pelamar yang menentukan gugusan Atlet Berprestasi, masukkan Nomor Identitas Atlet yang terdaftar di Kementerian Pemuda dan Olah Raga dan
Bagi pelamar yang menentukan gugusan Tenaga Honorer Kategori 2 (THK-2) masukkan Nomor Peserta yang tertera pada Salinan Kartu Tanda Peserta Ujian THK-2 Tahun 2013 kemudian masukkan Tanggal Lahir, NIK dan Nomor Kartu Keluarga atau NIK Kepala Keluarga (NIK KK).
4. Apabila pelamar tidak sanggup mendaftar terkait data NIK dan Nomor Kartu Keluarga, silahkan hubungi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil sesuai dengan KTP pelamar bukan ke instansi atau Badan Kepegawaian Negara (BKN) selaku Panitia Seleksi Nasional (Panselnas)
5. Masukan instruksi captcha yang terlampir. Kode captcha tidak bersifat case sensitive
6. Setelah data di atas dimasukan, klik "Lanjutkan" untuk proses selanjutnya
7. Pada proses ini, pelamar mengisi dan membandingkan data di KTP dengan data Ijazah.
Proses pemberkasan CPNS memakai data Ijazah sebagai data pokok kepegawaian yang terdiri dari Nama sesuai ijazah tanpa gelar, Tempat dan Tanggal Lahir. Pastikan bahwa Anda mengisi data tersebut dengan benar.
8. Upload pas foto sesuai dengan keterangan di aplikasi dengan mengklik "Browse" , cari foto yang akan diunggah kemudian klik "OK" menyerupai contoh di bawah ini:
9. Data lain yang perlu diisi terdiri dari data :
a) E-mail
Masukan e-mail aktif dan valid
b) Password
Masukan password yang gampang diingat.
Harap mencatat dan menyimpan password Anda lantaran akan dipakai untuk login SSCN.
c) Pertanyaan Pengaman 1
Pilih pertanyaan pengaman Anda
d) Jawaban Pengaman 1
Masukan jawaban pertanyaan pengaman 1 yang telah Anda pilih.
Harap mencatat dan menyimpan Jawaban Pengaman 1 Anda.
e) Pertanyaan Pengaman 2
Pilih pertanyaan pengaman Anda
f) Jawaban Pengaman 2
Masukan jawaban pertanyaan pengaman 2 yang telah Anda pilih.
Harap mencatat dan menyimpan Jawaban Pengaman 1 Anda.
g) Captcha
Masukan instruksi captcha yang tampil di layar
10. Pastikan Anda mengisi semua data dengan lengkap dan benar. Data yang telah disimpan tidak sanggup diperbaiki atau dirubah.
11. Selanjutnya klik "Daftar"
12. Halaman pemberitahuan bahwa pendaftaran ke portal SSCN 2018 berhasil, klik "Cetak Informasi Pendaftaran" untuk mencetak Kartu Informasi Akun sebagai bukti bahwa pelamar berhasil mendaftar ke portal SSCN 2018. Harap menyimpan kartu tersebut dengan baik.
13. Klik "Lanjutkan Login Pendaftaran" untuk melaksanakan login pendaftaran SSCN.
1. Setelah pelamar berhasil daftar, silahkan login ke https://sscn.bkn.go.id dengan klik tombol "Login" yang tertera di sudut kanan atas, atau klik tombol "Lanjutkan Login Pendaftaran" sesudah pelamar mencetak Kartu Informasi Akun
2. Masukan NIK dan password yang telah Anda daftarkan kemudian klik "Masuk" menyerupai gambar di bawah ini :
3. Upload foto selfie/ swafoto maksimal 200 kb format .jpeg/.jpg dengan memegang KTP dan Kartu Informasi Akun menyerupai contoh gambar dibawah.
Klik "Browse" kemudian cari foto yang akan diunggah, tampilan foto yang telah diunggah sanggup dilihat di kepingan Swafoto Anda
Pada form ini, pelamar sanggup mencetak ulang Kartu Informasi Akun pada tombol "Cetak Ulang Kartu Informasi Akun". Bila pelamar sudah mengunggah swafoto, klik "Selanjutnya" untuk ke halaman Pengisian Biodata.
4. Pada form ini lengkapi Alamat Domisili ketika ini, Propinsi, Kabupaten/Kota, Nomor Telepon, Tinggi Badan, Status Perkawinan, Nomor HP, Agama dan Akun Media Sosial. Kemudian isi captcha yang tersedia
5. Bila data telah dilengkapi, klik "Selanjutnya" dan akan tampil form Pengisian Formasi
3.3 Pengisian Formasi
1. Pilih instansi yang dituju
2. Pilih Jenis Formasi sesuai dengan gugusan yang dibuka oleh instansi. Pilihan Jenis Formasi sanggup dilihat di Pengumuman Instansi.
3. Klik "Pilih" dan form isian akan aktif. Pelamar sanggup mengubah instansi dan gugusan yang dipilih dengan klik "Ulang"
4. Instansi yang tampil yaitu instansi yang sudah buka pendaftarannya sesuai dengan Pengumuman dari instansi tersebut
5. Pilih pendidikan sesuai dengan ijazah
6. Pilih jabatan yang akan dilamar. Jabatan akan tampil sesuai dengan pendidikan yang dipilih
7. Pilih Lokasi Formasi
8. Pilih Lokasi Test apabila instansi memperlihatkan kewenangan pelamar untuk menentukan Lokasi Test
9. Isi nilai IPK memakai tanda titik (.) dan dua digit dibelakang koma atau nilai ijazah untuk lulusan Sekolah Menengan Atas sederajat
10. Pilih Jenis Skor Bahasa dan Nilainya, apabila instansi mensyaratkan
11. Isi NUPTK/ Nomor Sertifikasi atau Nomor STR pada kolom yang tersedia bagi jabatan yang membutuhkan
12. Isi Nomor Ijazah
13. Isi Tahun Lulus
14. Pilih Jenis Perguruan Tinggi
15. Isi Tanggal Ijazah
16. Ketik nama Universitas atau sekolah, kemudian pilih (autocomplete)
17. Ketik nama Universitas atau sekolah sesuai dengan ijazah
18. Ketik nama agenda studi, kemudian pilih (autocomplete)
19. Pilih Akreditasi Perguruan Tinggi dan Akreditasi Program Studi untuk perguruan tinggi tinggi.
Sedangkan untuk pelamar SLTA sederajat, ratifikasi sanggup dipilih Lainnya
20. Isi instruksi captcha sesuai dengan gambar yang tampil
21. Klik "Selanjutnya"
3.5 Unggah Dokumen
Setelah pelamar melengkapi Pengisian Formasi, tahap selanjutnya yaitu unggah (upload) dokumen bila instansi mensyaratkan pelamar untuk upload dokumen.
a) Pilih jenis dokumen yang akan diunggah
b) Perhatikan tipe dokumen dan ukuran yang sanggup diunggah ke system dengan maksimal ukuran dan jenis file :
1) KTP : 200 kb / jpeg, jpg 2) Pass photo : 200 kb / jpeg, jpg 3) Ijazah : 700 kb / .pdf 4) Transkrip Nilai : 500 kb / .pdf 5) Surat Lamaran : 300 kb / .pdf 6) Dokumen Lainnya : 700 kb / .pdf c) Klik "Unggah". Cari dokumen tersebut
d) Status dokumen akan bermetamorfosis “Sudah Diunggah” bila proses unggah dokumen berhasil
e) Pelamar sanggup melihat dokumen yang telah diunggah dengan klik "Lihat"
f) Jika pelamar salah unggah dokumen, klik "Unggah" kemudian cari dokumen yang dimaksud. Sistem akan menyimpan dokumen yang terakhir diunggah
g) Setelah pelamar mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan tersebut, klik "Selanjutnya"
h) Pelamar wajib membaca dan memperhatikan Ketentuan Unggah Dokumen yang tercantum
3.6 Resume Pendaftaran SSCN
Setelah pelamar melengkapi dokumen yang diunggah, maka akan tampil halaman resume menyerupai gambar di bawah ini.
Pelamar wajib membaca dan mengecek kembali data-data yang telah diisi dan dilengkapi.
Jika pelamar masih belum yakin dengan data yang telah dilengkapi atau dengan instansi/ formasi/ jabatan yang dipilih, pelamar sanggup kembali ke form sebelumnya dengan melaksanakan klik "Sebelumnya", kemudian perbaiki data tersebut.
Jika sudah tidak ada lagi data yang akan diubah, checklist kepingan yang tersedia kemudian klik "Akhiri dan Proses Pendaftaran".
Dengan mengklik tombol tersebut, pelamar bersedia menanggung jawaban aturan apabila data tidak sesuai dengan dokumen.
Kemudian akan tampil notifikasi bahwa data tersebut tidak sanggup diubah. Klik "IYA", kemudian akan tampil halaman Final Resume.
Pelamar sudah tidak sanggup mengubah data kembali. Pada halaman ini, pelamar sanggup mencetak Kartu Pendaftaran SSCN dengan mengklik "CETAK KARTU PENDAFTARAN SSCN 2018"
1. Setiap pendaftaran yang dikirim oleh pelamar sanggup dilihat dan dicek statusnya di sajian Riwayat menurut :
a) Instansi : Instansi yang dilamar
b) Jenis Formasi : Jenis gugusan sesuai dengan yang dipilih
c) Tanggal Daftar : Tanggal pendaftaran ketika pelamar mendaftar
d) Periode : periode yang dilamar
e) Status Administrasi : status proses manajemen pelamar. Bagi pelamar
yang lulus seleksi manajemen tombol cetak Kartu Ujian akan tampil
f) Resume : Pelamar sanggup melihat form Resume
3.8 Kartu Ujian SSCN
Untuk mencetak Kartu Ujian, klik sajian "Riwayat", pada kolom Kartu Peserta klik tombol yang tersedia.
Kartu Ujian akan tampil bagi pelamar yang lulus verifikasi sebagai bukti untuk melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya.
3.9 Pelamar Formasi Khusus Tenaga Honorer Kategori 2 (THK-2) Tahun 2013
a. Persyaratan
Pelamar yang sanggup menentukan gugusan ini yaitu Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer Kategori 2 Tahun 2013 yang memenuhi persyaratan:
1) Tenaga Honorer Kategori 2 yang terdaftar dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN)
2) Usia paling tinggi 35 tahun pada tanggal 1 Agustus 2018, masih aktif bekerja secara terus-menerus hingga ketika ini
3) Bagi Tenaga Pendidik, minimal berijazah S-1 yang diperoleh sebelum pelaksanaan seleksi Tenaga Honorer Kategori 2 pada tanggal 3 November 2013
4) Bagi Tenaga Kesehatan, minimal berijazah D-III yang diperoleh sebelum pelaksanaan seleksi Tenaga Honorer Kategori 2 pada tanggal 3 November 2013
5) Memiliki masa kerja minimal 1 (satu) tahun pada tanggal 31 Desember 2005
b. Verifikasi Data dan Pencetakkan Salinan Kartu Ujian THK-2 Tahun 2013
Bagi pelamar yang memenuhi persyaratan di atas, hal yang harus diperhatikan dan dilakukan sebelum menciptakan akun di https://sscn.bkn.go.id yaitu :
1) Mengecek data di https://helpdesk.bkn.go.id/sscn dengan memasukkan :
a) Nomor Peserta atau,
b) Nama
c) Tanggal lahir
d) Kelompok kiprah : Tenaga Pendidik atau Tenaga Kesehatan
e) Instansi : Instansi dimana honorer terdata pada ketika tahun 2013
f) Kode captcha yang tertera
g) Kemudian klik "Check"
2) Bila data sesuai maka akan tampil Nomor Peserta. Klik "Download Kartu Bukti THK-2" kemudian akan tampil Kartu Tanda Bukti Peserta THK-2 Tahun 2013.
Pelamar wajib mencetak kartu tersebut sebagai tanda bukti bahwa data pelamar terdata di database BKN sebagai Tenaga Honorer Kategori 2 yang memenuhi syarat.
Bagi pelamar yang datanya tidak ada di database honorer BKN akan tampil notifikasi menyerupai gambar di bawah ini.
Pelamar sanggup menciptakan akun dan mendaftar di SSCN dengan menentukan gugusan lain yang sesuai dan bersaing dengan pelamar lain.
3) Pelamar yang memenuhi syarat tersebut tiba ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) instansi dimana pelamar terdata, membawa tanda bukti cetakan Kartu Tanda Bukti Peserta THK2 Tahun 2013, pass photo 3X4 sebanyak 2 (dua) lembar berlatar belakang merah dan berkas lainnya sesuai dengan ketentuan instansi.
Pelamar yang masih mempunyai Kartu Ujian Tenaga Honorer Kategori 2 Tahun 2013 sanggup dibawa dan ditunjukkan ke instansi.
4) Instansi mengecek data pelamar tersebut ke https://helpdesk.bkn.go.id/sscn dengan memasukkan nomor tiket yang tertera pada cetakkan kartu bukti.
5) Instansi melaksanakan verifikasi dan validasi data pelamar tersebut, kemudian mencetak Salinan Kartu Peserta Ujian THK-2 Tahun 2013.
6) Pejabat yang berwenang di BKD menandatangani Salinan Kartu Peserta Ujian THK-2 Tahun 2013.
7) Peserta mendapatkan Salinan Kartu Peserta Ujian THK-2 Tahun 2013 yang sudah ditandatangani.
8) Selanjutnya, peserta melanjutkan proses pendaftaran ke https://sscn.bkn.go.id untuk menciptakan akun dan mendaftar ke instansi yang terdata pada poin 3.1
Tata cara, alur dan mekanisme pendaftaran cpns diatas yaitu alur dan tata cara pendaftaran cpns tahun 2018, sesuai dengan buku petunjuk pendaftaran sistem seleksi cpns nasional tahun 2018 yang dikeluarkan oleh BKN.
Untuk tata cara, alur dan mekanisme pendaftaran cpns tahun 2019, postingan ini akan kami update, begitu buku petunjuk pendaftaran sistem seleksi cpns nasional melalui sscasn tahun 2019.
Selanjutnya, dari tata cara, alur dan mekanisme tersebut diatas, diharapkan Anda akan mendapatkan gambaran, menyerupai apa sistem dan mekanisme pendaftaran cpns secara online tersebut.
Sehingga tidak ada lagi istilah gagal pada ketika pendaftaran, jadi Anda sanggup fokus mencar ilmu dan mempersiapkan diri menghadapi proses seleksi penerimaan cpns selanjutnya.