8 Tips Dan Trik Setir Kendaraan Beroda Empat Untuk Meningkatkan Kenyamanan Berkendara Bagi Pemula
Jika Anda pernah kesulitan dalam memarkirkan kendaraan beroda empat atau mungkin tidak yakin apakah segala sesuatu di kendaraan beroda empat Anda sudah diatur dengan benar atau tidak.
Dalam postingan kami kali ini Anda akan menciptakan perubahan besar dari cara mengemudi atau menyetir kendaraan beroda empat Anda.
Anda tidak akan percaya bahwa ternyata semua itu cukup gampang dilakukan, jikalau Anda tahu persis apa yang harus dilakukan.
Instruksi langkah-demi-langkah sederhana ini sangat bermanfaat terutama bagi pengemudi gres atau bagi yang gres sanggup menyetir mobil.
Bahkan mungkin bagi pengemudi yang berpengalamanpun tips dan trik menyetir kendaraan beroda empat ini sanggup diterapkan.
Baca: 8 Tips dan Trik Nyetir Mobil untuk Pemula
Kami dari awambicara telah menciptakan beberapa cara mengemudi atau menyetir untuk meningkatkan kenyamanan berkendara/ mengemudi Anda.
Langsung saja, kita simak satu persatu tips menyetir kendaraan beroda empat untuk meningkatkan kenyamanan berkendara.
Memarkirkan kendaraan beroda empat secara paralel mundur terkadang menjadi sebuah mimpi jelek bagi banyak pengemudi baru.
Nah, untuk Anda yang beru sanggup menyetir mobil, saat Anda dihadapkan pada kondisi parkir kendaraan beroda empat secara paralel dan mundur, maka yang harus Anda lakukan adalah:
Pertama-tama: Periksa apakah Anda mempunyai cukup ruang untuk menempatkan atau memarkirkan kendaraan beroda empat Anda disana.
Katakanlah Anda harus melaksanakan parkir kendaraan beroda empat secara paralel di sisi kiri.
Anda membutuhkan ruang yang tidak kurang dari satu setengah kali panjang kendaraan beroda empat Anda.
Kedua: Kendarai kendaraan beroda empat Anda kedepan hingga kendaraan beroda empat Anda sejajar dengan kendaraan beroda empat di depan daerah parkir, kita sebut saja dengan kendaraan beroda empat A.
Kemudian Lihat dari pundak kiri Anda pada jendela pintu kiri belakang dan berkendara mundur dalam garis lurus.
Ketika penggalan belakang kendaraan beroda empat A sejajar dengan jendela penggalan belakang kendaraan beroda empat Anda, putar setir ke kiri, hingga kendaraan beroda empat Anda masuk ke ruang yang kosong.
Ketiga: Lihat beling spion kanan Anda.
Ketika Anda sanggup melihat seluruh penggalan depan kendaraan beroda empat di belakang daerah parkir, kita sebut dengan kendaraan beroda empat B, luruskan setir mobil, arahkan kendaraan beroda empat dalam garis lurus.
Selanjutnya lihat keluar melalui jendala disamping Anda, dan saat Anda melihat penggalan ekor kendaraan beroda empat A, putar setir ke kanan pelan-pelan, dan kendaraan beroda empat akan bergerak ke daerah parkir.
Keempat: Parkirkan kendaraan beroda empat sejajar dengan trotoar.
Jangan lupa untuk menunjukkan sedikit ruang untuk kendaraan beroda empat B, semoga ia mempunyai ruang untuk keluar dari parkiran.
Ingatlah bahwa Anda mungkin harus memajukan kendaraan beroda empat Anda sedikit lebih jauh pada langkah kedua, jikalau kendaraan beroda empat Anda lebih panjang dari ukuran standar.
Langkah-langkah ini berlaku jikalau Anda harus parkir di kondisi daerah yang miring di sebelah kiri Anda.
Pertama-tama: Kendarai kendaraan beroda empat Anda ke kanan sejauh mungkin.
Kedua: Bergeraklah hingga jendela kanan Anda (pintu bangku penumpang depan) sejajar dengan lampu belakang kanan kendaraan beroda empat yang parkir di kiri Anda.
Ketiga: Kemudian putar setir kendaraan beroda empat Anda ke kiri dan mengemudi hingga Anda masuk ke daerah parkir.
Keempat: Putar kembali setir Anda ke kanan untuk meluruskan mobil.
Ingatlah bahwa Anda mungkin perlu melaksanakan beberapa pembiasaan untuk langkah Kedua jikalau kendaraan beroda empat lebih panjang dari standarnya.
Baca: Bayar SIM Sekarang Lebih dengan Go-Pay
Sambil duduk di bangku pengemudi, condongkan badan ke kanan sedekat mungkin ke pintu samping dan sesuaikan spion sehingga Anda sanggup melihat spatbor belakang kendaraan beroda empat Anda.
Ketika Anda dalam posisi duduk yang benar, Anda seharusnya hampir tidak melihat fender belakang samping.
Sambil duduk di bangku pengemudi, condongkan badan Anda ke kiri sehingga kepala Anda simpel berada di tengah mobil.
Dan sesuaikan cermin sehingga Anda sanggup melihat spatbor belakang.
Ketika Anda dalam posisi duduk yang benar, Anda seharusnya hampir tidak sanggup melihat fender belakang samping.
Sesuaikan beling spion tengah Anda hingga jendela belakang diposisikan sempurna di tengahnya.
Katakanlah Anda ingin melaksanakan parkir tegak lurus di sebelah kiri Anda.
Bawa kendaraan beroda empat Anda sejauh mungkin ke kanan Anda. Hati-hati, perhatikan kemudian lintas dari arah depan dan belakang. Semakin jauh Anda ke kanan, maka akan semakin mudah.
Sejajarkan spion kiri Anda dengan garis kanan daerah parkir.
Majulah dengan perlahan, putar setir ke kiri dan berkendara ke daerah parkir hingga Anda hampir lurus.
Selanjutnya putar setir ke kanan dan luruskan mobil.
Hal ini seharusnya yang pertama kali yang harus Anda lakukan.
Menyesuaikan bangku pengemudi (sopir) dengan benar akan menciptakan mengemudi Anda jauh lebih kondusif dan nyaman.
Tinggi kursi:
Sesuaikan ketinggian bangku sehingga Anda sanggup dengan terang melihat panel dasbor dan jalan.
Jika Anda sangat mungil dan masih tidak sanggup melihat instrumen (panel dasbor dan jalan) sehabis menyesuaikannya dengan maksimal, pertimbangkan untuk membawa bantal atau ganjalan ke kursi.
Posisi kursi:
Dorong bangku ke depan sehingga Anda sanggup mencapai pedal tanpa harus meluruskan kaki Anda sepenuhnya. Ingat penggalan punggung Anda dilarang menjauh dari penggalan belakang kursi.
Lutut Anda harus sedikit ditekuk dan harus ada celah kecil antara penggalan belakang lutut dan daerah duduk.
Kemiringan kursi:
Kemiringan punggung bangku harus sekitar 100° - 110°.
Dukungan lumbar:
Jika kendaraan beroda empat Anda mempunyai santunan lumbar, maka Anda harus menyesuaikan ketinggian dan kedalamannya.
Tepi rendah harus di garis ikat pinggang Anda dan kedalaman harus mendukung lekuk punggung penggalan bawah Anda.
Sandaran kepala:
Sesuaikan ketinggian sandaran kepala sehingga bersandar di tengah kepala Anda.
Meskipun ini disebut sandaran kepala, itu tidak benar-benar untuk mengistirahatkan kepala Anda, namun itu dirancang untuk melindungi leher Anda dari cedera apabila terjadi kecelakaan.
Ini berarti Anda harus mempunyai celah kecil antara kepala dan sandaran kepala.
Jika Anda sanggup meletakkan kepalan tangan di antara sandaran kepala dan kepala Anda, Anda mempunyai jarak yang tepat.
Baca: Perbedaan Dinamo Starter dan Dinamo Ampere
Menyesuaikan atau mengatur posisi kemudi (setir) sangat penting untuk keselamatan Anda.
Sesuaikan posisi roda kemudi sehingga Anda sanggup dengan terang melihat instrumen (dasbor).
Setidaknya Anda mempunyai jarak kurang lebih 30 CM antara roda setir dan badan Anda.
Tangan Anda harus sedikit lebih rendah dari pundak Anda.
Trik penentuan posisi tangan yang paling umum yaitu membayangkan bahwa setir Anda yaitu sebuah jam.
Sebagian besar orang merasa nyaman memegang tangan mereka pada posisi jam 9 dan jam 3, namun beberapa orang lebih suka pada posisi jam 8 dan jam 4.
Kedua posisi ini benar dan sanggup diterima. Pilih salah satu yang lebih nyaman bagi Anda.
Perlu diingat bahwa para andal tidak merekomendasikan posisi jam 10 dan jam 2, sebab tangan akan menghalangi airbag jikalau terjadi kecelakaan dan sanggup menjadikan cedera.
Bagaimana, gampang bukan?
Tips dan trik menyetir mana dari kedelapan tips dan trik setir kendaraan beroda empat diatas yang akan Anda coba untuk pertama kalinya?
Atau mungkin Anda punya tips dan trik khusus sendiri?
Jika iya, bagikan dengan kami dan para pembaca yang lain, yang tentu saja akan sangat bermanfaat dan bernilai bagi kita semua.
Bagikan tips dan trik menyetir kendaraan beroda empat Anda dibagian kolom komentar kami dibawah ini.
Dalam postingan kami kali ini Anda akan menciptakan perubahan besar dari cara mengemudi atau menyetir kendaraan beroda empat Anda.
Anda tidak akan percaya bahwa ternyata semua itu cukup gampang dilakukan, jikalau Anda tahu persis apa yang harus dilakukan.
Instruksi langkah-demi-langkah sederhana ini sangat bermanfaat terutama bagi pengemudi gres atau bagi yang gres sanggup menyetir mobil.
Bahkan mungkin bagi pengemudi yang berpengalamanpun tips dan trik menyetir kendaraan beroda empat ini sanggup diterapkan.
Baca: 8 Tips dan Trik Nyetir Mobil untuk Pemula
Tips dan Trik Menyetir Mobil Bagi Pemula
Kami dari awambicara telah menciptakan beberapa cara mengemudi atau menyetir untuk meningkatkan kenyamanan berkendara/ mengemudi Anda.
Langsung saja, kita simak satu persatu tips menyetir kendaraan beroda empat untuk meningkatkan kenyamanan berkendara.
1. Parkir paralel mundur
Memarkirkan kendaraan beroda empat secara paralel mundur terkadang menjadi sebuah mimpi jelek bagi banyak pengemudi baru.
Nah, untuk Anda yang beru sanggup menyetir mobil, saat Anda dihadapkan pada kondisi parkir kendaraan beroda empat secara paralel dan mundur, maka yang harus Anda lakukan adalah:

Pertama-tama: Periksa apakah Anda mempunyai cukup ruang untuk menempatkan atau memarkirkan kendaraan beroda empat Anda disana.
Katakanlah Anda harus melaksanakan parkir kendaraan beroda empat secara paralel di sisi kiri.
Anda membutuhkan ruang yang tidak kurang dari satu setengah kali panjang kendaraan beroda empat Anda.
Kedua: Kendarai kendaraan beroda empat Anda kedepan hingga kendaraan beroda empat Anda sejajar dengan kendaraan beroda empat di depan daerah parkir, kita sebut saja dengan kendaraan beroda empat A.
Kemudian Lihat dari pundak kiri Anda pada jendela pintu kiri belakang dan berkendara mundur dalam garis lurus.
Ketika penggalan belakang kendaraan beroda empat A sejajar dengan jendela penggalan belakang kendaraan beroda empat Anda, putar setir ke kiri, hingga kendaraan beroda empat Anda masuk ke ruang yang kosong.
Ketiga: Lihat beling spion kanan Anda.
Ketika Anda sanggup melihat seluruh penggalan depan kendaraan beroda empat di belakang daerah parkir, kita sebut dengan kendaraan beroda empat B, luruskan setir mobil, arahkan kendaraan beroda empat dalam garis lurus.
Selanjutnya lihat keluar melalui jendala disamping Anda, dan saat Anda melihat penggalan ekor kendaraan beroda empat A, putar setir ke kanan pelan-pelan, dan kendaraan beroda empat akan bergerak ke daerah parkir.
Keempat: Parkirkan kendaraan beroda empat sejajar dengan trotoar.
Jangan lupa untuk menunjukkan sedikit ruang untuk kendaraan beroda empat B, semoga ia mempunyai ruang untuk keluar dari parkiran.
Ingatlah bahwa Anda mungkin harus memajukan kendaraan beroda empat Anda sedikit lebih jauh pada langkah kedua, jikalau kendaraan beroda empat Anda lebih panjang dari ukuran standar.
2. Parkir sudut 45°
Langkah-langkah ini berlaku jikalau Anda harus parkir di kondisi daerah yang miring di sebelah kiri Anda.

Pertama-tama: Kendarai kendaraan beroda empat Anda ke kanan sejauh mungkin.
Kedua: Bergeraklah hingga jendela kanan Anda (pintu bangku penumpang depan) sejajar dengan lampu belakang kanan kendaraan beroda empat yang parkir di kiri Anda.
Ketiga: Kemudian putar setir kendaraan beroda empat Anda ke kiri dan mengemudi hingga Anda masuk ke daerah parkir.
Keempat: Putar kembali setir Anda ke kanan untuk meluruskan mobil.
Ingatlah bahwa Anda mungkin perlu melaksanakan beberapa pembiasaan untuk langkah Kedua jikalau kendaraan beroda empat lebih panjang dari standarnya.
Baca: Bayar SIM Sekarang Lebih dengan Go-Pay
3. Sesuaikan beling spion sisi pengemudi
Sambil duduk di bangku pengemudi, condongkan badan ke kanan sedekat mungkin ke pintu samping dan sesuaikan spion sehingga Anda sanggup melihat spatbor belakang kendaraan beroda empat Anda.

4. Sesuaikan beling spion sisi penumpang

Sambil duduk di bangku pengemudi, condongkan badan Anda ke kiri sehingga kepala Anda simpel berada di tengah mobil.
Dan sesuaikan cermin sehingga Anda sanggup melihat spatbor belakang.
Ketika Anda dalam posisi duduk yang benar, Anda seharusnya hampir tidak sanggup melihat fender belakang samping.
5. Sesuaikan beling spion tengah

Sesuaikan beling spion tengah Anda hingga jendela belakang diposisikan sempurna di tengahnya.
6. Parkir maju tegak lurus
Katakanlah Anda ingin melaksanakan parkir tegak lurus di sebelah kiri Anda.

Bawa kendaraan beroda empat Anda sejauh mungkin ke kanan Anda. Hati-hati, perhatikan kemudian lintas dari arah depan dan belakang. Semakin jauh Anda ke kanan, maka akan semakin mudah.
Sejajarkan spion kiri Anda dengan garis kanan daerah parkir.
Majulah dengan perlahan, putar setir ke kiri dan berkendara ke daerah parkir hingga Anda hampir lurus.
Selanjutnya putar setir ke kanan dan luruskan mobil.
7. Penyesuaian bangku pengemudi (sopir)
Hal ini seharusnya yang pertama kali yang harus Anda lakukan.

Menyesuaikan bangku pengemudi (sopir) dengan benar akan menciptakan mengemudi Anda jauh lebih kondusif dan nyaman.
Tinggi kursi:
Sesuaikan ketinggian bangku sehingga Anda sanggup dengan terang melihat panel dasbor dan jalan.
Jika Anda sangat mungil dan masih tidak sanggup melihat instrumen (panel dasbor dan jalan) sehabis menyesuaikannya dengan maksimal, pertimbangkan untuk membawa bantal atau ganjalan ke kursi.
Posisi kursi:
Dorong bangku ke depan sehingga Anda sanggup mencapai pedal tanpa harus meluruskan kaki Anda sepenuhnya. Ingat penggalan punggung Anda dilarang menjauh dari penggalan belakang kursi.
Lutut Anda harus sedikit ditekuk dan harus ada celah kecil antara penggalan belakang lutut dan daerah duduk.
Kemiringan kursi:
Kemiringan punggung bangku harus sekitar 100° - 110°.
Dukungan lumbar:
Jika kendaraan beroda empat Anda mempunyai santunan lumbar, maka Anda harus menyesuaikan ketinggian dan kedalamannya.
Tepi rendah harus di garis ikat pinggang Anda dan kedalaman harus mendukung lekuk punggung penggalan bawah Anda.
Sandaran kepala:
Sesuaikan ketinggian sandaran kepala sehingga bersandar di tengah kepala Anda.
Meskipun ini disebut sandaran kepala, itu tidak benar-benar untuk mengistirahatkan kepala Anda, namun itu dirancang untuk melindungi leher Anda dari cedera apabila terjadi kecelakaan.
Ini berarti Anda harus mempunyai celah kecil antara kepala dan sandaran kepala.
Jika Anda sanggup meletakkan kepalan tangan di antara sandaran kepala dan kepala Anda, Anda mempunyai jarak yang tepat.
Baca: Perbedaan Dinamo Starter dan Dinamo Ampere
8. Posisi lengan pada setir
Menyesuaikan atau mengatur posisi kemudi (setir) sangat penting untuk keselamatan Anda.

Sesuaikan posisi roda kemudi sehingga Anda sanggup dengan terang melihat instrumen (dasbor).
Setidaknya Anda mempunyai jarak kurang lebih 30 CM antara roda setir dan badan Anda.
Tangan Anda harus sedikit lebih rendah dari pundak Anda.
Trik penentuan posisi tangan yang paling umum yaitu membayangkan bahwa setir Anda yaitu sebuah jam.
Sebagian besar orang merasa nyaman memegang tangan mereka pada posisi jam 9 dan jam 3, namun beberapa orang lebih suka pada posisi jam 8 dan jam 4.
Kedua posisi ini benar dan sanggup diterima. Pilih salah satu yang lebih nyaman bagi Anda.
Perlu diingat bahwa para andal tidak merekomendasikan posisi jam 10 dan jam 2, sebab tangan akan menghalangi airbag jikalau terjadi kecelakaan dan sanggup menjadikan cedera.
Bagaimana, gampang bukan?
Tips dan trik menyetir mana dari kedelapan tips dan trik setir kendaraan beroda empat diatas yang akan Anda coba untuk pertama kalinya?
Atau mungkin Anda punya tips dan trik khusus sendiri?
Jika iya, bagikan dengan kami dan para pembaca yang lain, yang tentu saja akan sangat bermanfaat dan bernilai bagi kita semua.
Bagikan tips dan trik menyetir kendaraan beroda empat Anda dibagian kolom komentar kami dibawah ini.