Jenis Arisan Terkenal Di Kalangan Ibu Rumah Tangga. Kau Ikuti Yang Mana?
Jika sudah bicara perihal hal yang terkenal dikalangan ibu rumah tangga, yakni arisan, biasanya senyum ibu-ibu rumah tangga pada lebar dan sumringah semua.
Apalagi pas kebagian dapet untuk hari ini, ahad ini atau bulan ini. Pasti lebih lebar senyumnya..
Iya, Admin kali ini ingin membahas perihal arisan para ibu-ibu rumah tangga.
Tahu mengapa admin ingin membahas arisan ini?
Alasannya yakni alasannya yakni di timeline media umum admin, khususnya facebook, berseliweran ajakan, atau warta kepingan siapa yang sanggup arisan untuk hari, munggu atau bulan ini.
Baca juga: Rekomendasi Toko Online Buat Beli Baju Lebaran
Sehingga admin beropini bahwa arisan ini telah menjadi salah satu animo di media umum dan perjuangan yang cukup menjanjikan juga.
Istilah “arisan” tentu sudah tidak absurd lagi di indera pendengaran kita, khususnya masyarakat Indonesia.
Menurut wikipedia, "arisan" yakni sekelompok orang yang mengumpul uang secara teratur pada tiap-tiap periode tertentu.
Setelah uang terkumpul, salah satu dari anggota kelompok akan keluar sebagai pemenang.
Penentuan pemenang biasanya dilakukan dengan jalan pengundian, namun ada juga kelompok arisan yang memilih pemenang dengan perjanjian.
Khusus di Indonesia, dalam budaya arisan, setiap kali salah satu anggota memenangkan undian atau menjadi pemenang, mempunyai kewajiban untuk menggelar pertemuan pada periode arisan berikutnya.
Arisan sendiri beroperasi di luar ekonomi formal sebagai sistem lain untuk menyimpan uang.
Namun acara ini juga dimaksudkan untuk acara pertemuan atau silaturahmi sesama anggota yang mempunyai unsur "paksa",
., alasannya yakni anggotanya diharuskan untuk membayar dan tiba setiap kali undian akan dilaksanakan.
Jadi, maksud dan tujuan sebetulnya dari arisan ini yakni untuk mempererat kekerabatan atau tali silaturahmi dalam lingkungan sosial, menyerupai lingkungan kantor, daerah tinggal, alumni ataupun pertemanan.
Arisan juga menjadi salah satu cara untuk menabung yang dalam hal ini menabung secara "paksa".
Nah, arisan yang sering dimainkan oleh ibu-ibu rumah tangga ini, selain untuk menjalin kekerabatan dan mempererat tali silaturahmi.,
juga biasanya dimanfaatkan untuk menabung dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga, seperti, membayar biaya sekolah anak, membeli perhiasan, hingga renovasi rumah.
Sekarang ini, budaya arisan sudah menjamur ke banyak sekali kalangan, dan sudah berkembang tidak lagi hanya dalam berbentuk uang saja.
Namun berupa barang atau produk-produk tertentu yang memang menjadi kebutuhan bersama para anggotanya.
Misalnya mendapatkan panci atau perabot rumah tangga, mendapatkan emas atau perhiasan, bahkan hingga mendapatkan barang-barang yang bernilai tinggi, menyerupai tas, sepatu bermerek dan berlian.
Bahkan tidak hanya hingga disitu, arisan ini pun hingga merambah pada hal-hal negatif, yang biasanya dilakukan oleh kalangan-kalangan tertentu dan sifatnya rahasia.
Seperti contohnya arisan yang memenangkan laki-laki muda atau brondong, ataupun memenangkan wanita simpanan (jika arisannya dilakukan oleh pria).
Pada umumnya, arisan dilakukan alasannya yakni menjadi salah satu metode menyimpan uang yang terkenal di kalangan ibu-ibu.
Uang arisan ini prinsipnya tidak berbunga, bahkan terkadang ada potongan, yang biasanya dilakukan oleh ketua arisan atau si pengumpul uang arisan.
Walaupun arisan ini tidak berbunga, dan terkadang malah dipotong, namun ada segelitik kebahagiaan yang sering dirasakan oleh ibu-ibu rumah tangga, terutama bila giliran menarik arisan tiba.
Arisan akan terus berlanjut sesuai jangka waktu yang sudah ditetapkan.
Arisan akan dinyatakan selesai apabila penarik terakhir sudah mendapatkan uang yang menjadi hak miliknya.
Arisan ini, sangat cocok untuk para ibu rumah tangga yang terbilang boros, atau orang yang sulit menabung.
Arisan inilah yang menjadi cara terbaik untuk memunculkan cita-cita atau kebiasaan menabung.
Baca juga: Waspadai Penipuan Berkedok Pinjaman Online
Karena arisan ini identik dengan ibu-ibu rumah tangga, maka Admin ingin membahas perihal jenis arisan yang terkenal dikalangan ibu-ibu rumah tangga.
Berikut ini jenis-jenis arisan yang terkenal dan mungkin cocok untuk Anda sebagai ibu rumah tangga:
Arisan uang ini biasanya kita kenal dengan arisan biasa, yakni sekelompok orang mengumpulkan uang pada periode terntu, yang kemudian diundi siapa pemenangnya.
Sistem kerja arisan biasa ini sangat mudah.
Setelah uang dikumpulkan, pimpinan arisan biasanya menciptakan nomor atau daftar nama penerima arisan.
Potongan kertas daftar nama-nama penerima arisan tersebut kemudian dimasukkan kedalam wadah, contohnya toples, untuk kemudian dikocok, kemudian diambil satu kertas undian dari dalam kocokan.
Nah, nama penerima arisan yang tertera pada kertas undian menjadi yang diambil tadi menjadi pemenang arisan.
Anggota arisan yang sudah pernah mendapatkan undian dihentikan mengikuti undian pada minggu, bulan berikutnya, kecuali bila anggota tersebut mengikuti dua atau tiga nomor arisan sekaligus.
Sistem kerja arisan biasa ini dirasa cukup adil bagi seluruh anggota.
Tidak ada pihak yang diuntungkan, dan tidak ada juga pihak yang dirugikan, alasannya yakni kertas undian tersebut diambil secara acak.
Begitu seterusnya, hingga pada penerima arisan terakhir.
Disinilah letak kebahagiaan yang dirasakan ibu-ibu rumah tangga penerima arisan tersebut.
Ada sedikit kebahagiaan yang dirasakan ketika nama mereka disebutkan.
Pokoknya seru dan asyik lah. Anda yang sudah pernah ikut niscaya tahu bagaimana rasanya bukan?
Arisan buku ini yang dimenangkannya bukanlah uang yang telah mereka kumpulkan, tapi berupa barang yakni buku.
Untuk jenis arisan yang terkenal dikalangan ibu-ibu rumah tangga yang satu ini (arisan buku) ada dua jenis arisan buku yang ada di kalangan ibu-ibu rumah tangga.
Pertama, arisan buku tanpa kocokan undian nama.
Pada jenis arisan buku tanpa kocokan undian nama penerima arisan ini, setiap anggota harus mengumpulkan uang sesuai kesepakatan.
Kemudian, bila sudah terkumpul, uang tersebut akan dibelikan buku sesuai jumlah anggota yang ikut arisan.
Kedua, arisan buku dengan kocokan undian nama.
Tidak jauh berbeda dengan yang pertama, namun anggota yang menerima giliran menarik atau yang menang, akan diberikan sejumlah uang untuk membeli buku, atau mendapatkan buku.
Apabila ternyata uang pada arisan buku tipe kedua ini masih ada lebihnya, maka uang tersebut sanggup diberikan kepada pemenang atau digunakan untuk membeli barang lain.
Yang penting si pemenang sudah mendapatkan buku yang disepakati.
Baca juga: Usaha Rumahan Kekinian dengan Keuntungan di Atas Gaji Bulanan
Arisan emas ini hampir menyerupai dengan arisan buku, namun yang didapatkannya bukan buku atau uang, namun berupa komplemen emas.
Tarikan undian bagi pemenang arisan emas ini berupa emas dan komplemen yang sanggup pribadi digunakan atau bahkan sanggup juga diinvestasikan.
Arisan emas ini melatih para anggotanya yakni ibu-ibu rumah tangga biar tidak konsumtif, sehingga hasil dari mengumpulkan uang tadi kelihatan, yakni berupa komplemen emas.
Pakar perencanaan keuangan, sangat menyarankan biar ibu-ibu rumah tangga mengikuti arisan emas ini.
Karena emas termasuk jenis investasi yang sangat menguntungkan, apalagi harga emas terus mengalami peningkatan.
Sehingga nilai investasi ibu-ibu rumah tangga dari arisan emas ini pun ikut meningkat ketika dijual.
Namun terkadang harga emas juga mengalami penurunan, jadi ada pula kerugian yang harus ditanggung, walaupun hal ini jarang terjadi.
Cara kerja arisan barang ini yakni anggota yang mengikuti arisan harus mengumpulkan uang, kemudian diserahkan pada waktu yang sudah ditentukan.
Uang yang sudah terkumpul akan ditukarkan dalam bentuk barang, menyerupai kulkas, televisi, kipas angin, dan lain sebagainya.
Barang yang akan dibelikan sebagai hadiah pemenang arisan jenis-jenisnya telah disepakati sebelum arisan dimulai.
Misalnya, si A ingin kulkas, si B ingin AC, si C ingin televisi dan lain sebagainya.
Barang yang ditukarkan tadi harganya tidak melebihi sejumlah uang yang telah dikumpulkan dalam arisan barang.
Dan apabila ternyata harga barang lebih murah, dan masih ada sisa uang untuk pemenang yang dikumpulkan, maka uang tersebut diberikan kepada pemenang.
Anggota yang namanya tertera pada kertas undian berhak mendapatkan satu unit hadiah yang sudah ditukarkan tadi.
Seperti namanya, arisan ini memang ditujukan untuk ibu-ibu rumah tangga dalam satu RT atau satu RW.
Jumlah anggota yang ikut arisan ini ruang lingkupnya terbatas, yakni dalam satu lingkungan RT atau RW saja.
Biasanya nominal setoran arisannya maupun rentang waktu penarikan nya pun tidak besar dan tergantung kesepakatan bersama.
Uang arisan RT/ RW ini mulanya ditarik di rumah ketua arisan yang sudah dipilih sebelum arisan RT dimulai.
Arisan RT/ RW ini tujuannya yakni untuk mempererat tali silaturahmi lingkungan masyarakat sekitar atau tetangga.
Biasanya, pemenang arisan pada minggu, atau bulan ini wajib mengadakan penarikan arisan dirumahnya pada minggu, atau bulan depan.
Pada ketika penarikan undian, dirumah salah satu warga/ penerima arisan, diadakan pengajian dan makan-makan bersama para ibu-ibu rumah tangga dilingkungan RT/ RW setempat.
Pada dasarnya arisan ini bukanlah untuk mencari laba atau mengumpulkan uang, namun lebih kepada menjalin kekerabatan antar tetangga.
Sehingga dengan adanya arisan ini, akan terus terjalin kekerabatan dan tali silaturahmi yang bersahabat antar tetangga dilingkungan RT/ RW setempat.
Seperti yang telah admin sebutkan diawal postingan ini, yakni alasan mengapa admin memposting jenis arisan yang terkenal di kalangan ibu-ibu rumah tangga kali ini.
Jenis arisan yang terkenal dikalangan ibu rumah tangga, arisan online.
Apabila dibandingkan dengan jenis-jenis arisan terkenal sebelumnya diatas, arisan online ini dua kali lipat lebih populer.
Menariknya lagi, arisan online ini tidak hanya ditujukan bagi ibu-ibu rumah tangga saja, akan tetapi juga sanggup diikuti sampaumur putri dan anak muda kekinian atau generasi milenial lah.
Jumlah tarikan yang diperolehpun biasanya lebih besar dibandingkan arisan uang biasa.
Karena jumlah penerima arisannya tidak terbatas.
Biasanya, ketua arisan akan memposting atau mempromosikan di akun media sosialnya akan mengadakan arisan untuk beberapa peserta.
Dengan jumlah setoran tertentu dan akan mendapatkan hasil tertentu pula, dalam beberapa periode penarikan.
Ketua arisan yang mengumpulkan uang dari arisan online ini, biasanya akan mengumumkan nomor urut pemenangnya sesudah mendapatkan sejumlah anggota yang telah ditentukan sebelumnya.
Uang yang dikumpulkan dan dimenangkan oleh setiap anggota arisan ini biasanya dipotong untuk ketua arisan sebagai pengumpul arisan online.
Mengingat jenis arisan online ini sifatnya yakni online, yakni melalui daring (internet) maka dianggap terlalu berisiko, terutama bila dikelola oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Baca juga: Belanja Keperluan Anak di Online Shop
Karena itu, sebelum Anda menetapkan untuk mengikuti arisan online, sebaiknya kenali dulu pihak yang menyelenggarakan arisan online untuk menghindari adanya kasus penipuan.
Itulah enam jenis arisan yang terkenal di kalangan ibu-ibu rumah tangga untuk Anda ikuti.
Pesan kami, waspadalah terhadap jenis arisan yang mengatakan jumlah penarikan yang besar.
Sebab sanggup jadi itu yakni sebuah bentuk penipuan yang marak terjadi akhir-akhir ini.
Jumlah tarikan yang diperoleh dihitung menurut jumlah setoran dan jumlah anggota yang mengikuti arisan.
Jangan gampang termakan dengan iming-iming tarikan besar, apalagi pada tipe arisan online. Jika tidak berhati-hati, bersiaplah mencicipi kerugian.
Apalagi pas kebagian dapet untuk hari ini, ahad ini atau bulan ini. Pasti lebih lebar senyumnya..
Iya, Admin kali ini ingin membahas perihal arisan para ibu-ibu rumah tangga.

Tahu mengapa admin ingin membahas arisan ini?
Alasannya yakni alasannya yakni di timeline media umum admin, khususnya facebook, berseliweran ajakan, atau warta kepingan siapa yang sanggup arisan untuk hari, munggu atau bulan ini.
Baca juga: Rekomendasi Toko Online Buat Beli Baju Lebaran
Jenis Arisan Ibu Rumah Tangga
Sehingga admin beropini bahwa arisan ini telah menjadi salah satu animo di media umum dan perjuangan yang cukup menjanjikan juga.
Istilah “arisan” tentu sudah tidak absurd lagi di indera pendengaran kita, khususnya masyarakat Indonesia.
Menurut wikipedia, "arisan" yakni sekelompok orang yang mengumpul uang secara teratur pada tiap-tiap periode tertentu.
Setelah uang terkumpul, salah satu dari anggota kelompok akan keluar sebagai pemenang.
Penentuan pemenang biasanya dilakukan dengan jalan pengundian, namun ada juga kelompok arisan yang memilih pemenang dengan perjanjian.
Khusus di Indonesia, dalam budaya arisan, setiap kali salah satu anggota memenangkan undian atau menjadi pemenang, mempunyai kewajiban untuk menggelar pertemuan pada periode arisan berikutnya.
Arisan sendiri beroperasi di luar ekonomi formal sebagai sistem lain untuk menyimpan uang.
Namun acara ini juga dimaksudkan untuk acara pertemuan atau silaturahmi sesama anggota yang mempunyai unsur "paksa",
., alasannya yakni anggotanya diharuskan untuk membayar dan tiba setiap kali undian akan dilaksanakan.
Jadi, maksud dan tujuan sebetulnya dari arisan ini yakni untuk mempererat kekerabatan atau tali silaturahmi dalam lingkungan sosial, menyerupai lingkungan kantor, daerah tinggal, alumni ataupun pertemanan.
Arisan juga menjadi salah satu cara untuk menabung yang dalam hal ini menabung secara "paksa".
Nah, arisan yang sering dimainkan oleh ibu-ibu rumah tangga ini, selain untuk menjalin kekerabatan dan mempererat tali silaturahmi.,
juga biasanya dimanfaatkan untuk menabung dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga, seperti, membayar biaya sekolah anak, membeli perhiasan, hingga renovasi rumah.
Sekarang ini, budaya arisan sudah menjamur ke banyak sekali kalangan, dan sudah berkembang tidak lagi hanya dalam berbentuk uang saja.
Namun berupa barang atau produk-produk tertentu yang memang menjadi kebutuhan bersama para anggotanya.
Misalnya mendapatkan panci atau perabot rumah tangga, mendapatkan emas atau perhiasan, bahkan hingga mendapatkan barang-barang yang bernilai tinggi, menyerupai tas, sepatu bermerek dan berlian.
Bahkan tidak hanya hingga disitu, arisan ini pun hingga merambah pada hal-hal negatif, yang biasanya dilakukan oleh kalangan-kalangan tertentu dan sifatnya rahasia.
Seperti contohnya arisan yang memenangkan laki-laki muda atau brondong, ataupun memenangkan wanita simpanan (jika arisannya dilakukan oleh pria).
Pada umumnya, arisan dilakukan alasannya yakni menjadi salah satu metode menyimpan uang yang terkenal di kalangan ibu-ibu.
Uang arisan ini prinsipnya tidak berbunga, bahkan terkadang ada potongan, yang biasanya dilakukan oleh ketua arisan atau si pengumpul uang arisan.
Walaupun arisan ini tidak berbunga, dan terkadang malah dipotong, namun ada segelitik kebahagiaan yang sering dirasakan oleh ibu-ibu rumah tangga, terutama bila giliran menarik arisan tiba.
Arisan akan terus berlanjut sesuai jangka waktu yang sudah ditetapkan.
Arisan akan dinyatakan selesai apabila penarik terakhir sudah mendapatkan uang yang menjadi hak miliknya.
Arisan ini, sangat cocok untuk para ibu rumah tangga yang terbilang boros, atau orang yang sulit menabung.
Arisan inilah yang menjadi cara terbaik untuk memunculkan cita-cita atau kebiasaan menabung.
Baca juga: Waspadai Penipuan Berkedok Pinjaman Online
Jenis-jenis Arisan Populer di Kalangan Ibu Rumah Tangga
Karena arisan ini identik dengan ibu-ibu rumah tangga, maka Admin ingin membahas perihal jenis arisan yang terkenal dikalangan ibu-ibu rumah tangga.
Berikut ini jenis-jenis arisan yang terkenal dan mungkin cocok untuk Anda sebagai ibu rumah tangga:
1. Arisan Uang
Arisan uang ini biasanya kita kenal dengan arisan biasa, yakni sekelompok orang mengumpulkan uang pada periode terntu, yang kemudian diundi siapa pemenangnya.
Sistem kerja arisan biasa ini sangat mudah.
Setelah uang dikumpulkan, pimpinan arisan biasanya menciptakan nomor atau daftar nama penerima arisan.
Potongan kertas daftar nama-nama penerima arisan tersebut kemudian dimasukkan kedalam wadah, contohnya toples, untuk kemudian dikocok, kemudian diambil satu kertas undian dari dalam kocokan.
Nah, nama penerima arisan yang tertera pada kertas undian menjadi yang diambil tadi menjadi pemenang arisan.
Anggota arisan yang sudah pernah mendapatkan undian dihentikan mengikuti undian pada minggu, bulan berikutnya, kecuali bila anggota tersebut mengikuti dua atau tiga nomor arisan sekaligus.
Sistem kerja arisan biasa ini dirasa cukup adil bagi seluruh anggota.
Tidak ada pihak yang diuntungkan, dan tidak ada juga pihak yang dirugikan, alasannya yakni kertas undian tersebut diambil secara acak.
Begitu seterusnya, hingga pada penerima arisan terakhir.
Disinilah letak kebahagiaan yang dirasakan ibu-ibu rumah tangga penerima arisan tersebut.
Ada sedikit kebahagiaan yang dirasakan ketika nama mereka disebutkan.
Pokoknya seru dan asyik lah. Anda yang sudah pernah ikut niscaya tahu bagaimana rasanya bukan?
2. Arisan buku
Arisan buku ini yang dimenangkannya bukanlah uang yang telah mereka kumpulkan, tapi berupa barang yakni buku.
Untuk jenis arisan yang terkenal dikalangan ibu-ibu rumah tangga yang satu ini (arisan buku) ada dua jenis arisan buku yang ada di kalangan ibu-ibu rumah tangga.
Pertama, arisan buku tanpa kocokan undian nama.
Pada jenis arisan buku tanpa kocokan undian nama penerima arisan ini, setiap anggota harus mengumpulkan uang sesuai kesepakatan.
Kemudian, bila sudah terkumpul, uang tersebut akan dibelikan buku sesuai jumlah anggota yang ikut arisan.
Kedua, arisan buku dengan kocokan undian nama.
Tidak jauh berbeda dengan yang pertama, namun anggota yang menerima giliran menarik atau yang menang, akan diberikan sejumlah uang untuk membeli buku, atau mendapatkan buku.
Apabila ternyata uang pada arisan buku tipe kedua ini masih ada lebihnya, maka uang tersebut sanggup diberikan kepada pemenang atau digunakan untuk membeli barang lain.
Yang penting si pemenang sudah mendapatkan buku yang disepakati.
Baca juga: Usaha Rumahan Kekinian dengan Keuntungan di Atas Gaji Bulanan
3. Arisan emas
Arisan emas ini hampir menyerupai dengan arisan buku, namun yang didapatkannya bukan buku atau uang, namun berupa komplemen emas.
Tarikan undian bagi pemenang arisan emas ini berupa emas dan komplemen yang sanggup pribadi digunakan atau bahkan sanggup juga diinvestasikan.
Arisan emas ini melatih para anggotanya yakni ibu-ibu rumah tangga biar tidak konsumtif, sehingga hasil dari mengumpulkan uang tadi kelihatan, yakni berupa komplemen emas.
Pakar perencanaan keuangan, sangat menyarankan biar ibu-ibu rumah tangga mengikuti arisan emas ini.
Karena emas termasuk jenis investasi yang sangat menguntungkan, apalagi harga emas terus mengalami peningkatan.
Sehingga nilai investasi ibu-ibu rumah tangga dari arisan emas ini pun ikut meningkat ketika dijual.
Namun terkadang harga emas juga mengalami penurunan, jadi ada pula kerugian yang harus ditanggung, walaupun hal ini jarang terjadi.
4. Arisan Barang
Cara kerja arisan barang ini yakni anggota yang mengikuti arisan harus mengumpulkan uang, kemudian diserahkan pada waktu yang sudah ditentukan.
Uang yang sudah terkumpul akan ditukarkan dalam bentuk barang, menyerupai kulkas, televisi, kipas angin, dan lain sebagainya.
Barang yang akan dibelikan sebagai hadiah pemenang arisan jenis-jenisnya telah disepakati sebelum arisan dimulai.
Misalnya, si A ingin kulkas, si B ingin AC, si C ingin televisi dan lain sebagainya.
Barang yang ditukarkan tadi harganya tidak melebihi sejumlah uang yang telah dikumpulkan dalam arisan barang.
Dan apabila ternyata harga barang lebih murah, dan masih ada sisa uang untuk pemenang yang dikumpulkan, maka uang tersebut diberikan kepada pemenang.
Anggota yang namanya tertera pada kertas undian berhak mendapatkan satu unit hadiah yang sudah ditukarkan tadi.
5. Arisan RT/ RW/ Keluarga
Seperti namanya, arisan ini memang ditujukan untuk ibu-ibu rumah tangga dalam satu RT atau satu RW.
Jumlah anggota yang ikut arisan ini ruang lingkupnya terbatas, yakni dalam satu lingkungan RT atau RW saja.
Biasanya nominal setoran arisannya maupun rentang waktu penarikan nya pun tidak besar dan tergantung kesepakatan bersama.
Uang arisan RT/ RW ini mulanya ditarik di rumah ketua arisan yang sudah dipilih sebelum arisan RT dimulai.
Arisan RT/ RW ini tujuannya yakni untuk mempererat tali silaturahmi lingkungan masyarakat sekitar atau tetangga.
Biasanya, pemenang arisan pada minggu, atau bulan ini wajib mengadakan penarikan arisan dirumahnya pada minggu, atau bulan depan.
Pada ketika penarikan undian, dirumah salah satu warga/ penerima arisan, diadakan pengajian dan makan-makan bersama para ibu-ibu rumah tangga dilingkungan RT/ RW setempat.
Pada dasarnya arisan ini bukanlah untuk mencari laba atau mengumpulkan uang, namun lebih kepada menjalin kekerabatan antar tetangga.
Sehingga dengan adanya arisan ini, akan terus terjalin kekerabatan dan tali silaturahmi yang bersahabat antar tetangga dilingkungan RT/ RW setempat.
6. Arisan Online
Seperti yang telah admin sebutkan diawal postingan ini, yakni alasan mengapa admin memposting jenis arisan yang terkenal di kalangan ibu-ibu rumah tangga kali ini.
Jenis arisan yang terkenal dikalangan ibu rumah tangga, arisan online.
Apabila dibandingkan dengan jenis-jenis arisan terkenal sebelumnya diatas, arisan online ini dua kali lipat lebih populer.
Menariknya lagi, arisan online ini tidak hanya ditujukan bagi ibu-ibu rumah tangga saja, akan tetapi juga sanggup diikuti sampaumur putri dan anak muda kekinian atau generasi milenial lah.
Jumlah tarikan yang diperolehpun biasanya lebih besar dibandingkan arisan uang biasa.
Karena jumlah penerima arisannya tidak terbatas.
Biasanya, ketua arisan akan memposting atau mempromosikan di akun media sosialnya akan mengadakan arisan untuk beberapa peserta.
Dengan jumlah setoran tertentu dan akan mendapatkan hasil tertentu pula, dalam beberapa periode penarikan.
Ketua arisan yang mengumpulkan uang dari arisan online ini, biasanya akan mengumumkan nomor urut pemenangnya sesudah mendapatkan sejumlah anggota yang telah ditentukan sebelumnya.
Uang yang dikumpulkan dan dimenangkan oleh setiap anggota arisan ini biasanya dipotong untuk ketua arisan sebagai pengumpul arisan online.
Mengingat jenis arisan online ini sifatnya yakni online, yakni melalui daring (internet) maka dianggap terlalu berisiko, terutama bila dikelola oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Baca juga: Belanja Keperluan Anak di Online Shop
Karena itu, sebelum Anda menetapkan untuk mengikuti arisan online, sebaiknya kenali dulu pihak yang menyelenggarakan arisan online untuk menghindari adanya kasus penipuan.
Itulah enam jenis arisan yang terkenal di kalangan ibu-ibu rumah tangga untuk Anda ikuti.
Pesan kami, waspadalah terhadap jenis arisan yang mengatakan jumlah penarikan yang besar.
Sebab sanggup jadi itu yakni sebuah bentuk penipuan yang marak terjadi akhir-akhir ini.
Jumlah tarikan yang diperoleh dihitung menurut jumlah setoran dan jumlah anggota yang mengikuti arisan.
Jangan gampang termakan dengan iming-iming tarikan besar, apalagi pada tipe arisan online. Jika tidak berhati-hati, bersiaplah mencicipi kerugian.