Cara Mencegah Nomor Sim Card Di Duplikasi Oleh Hacker

Akhir-akhir ini banyak yang menyatakan bahwa akun media sosialnya diretas oleh hacker.

Apalagi menjelang tahun politik menyerupai dikala ini. Whatsapp, facebook, twitter, instagram dan masih banyak lagi laporan lainnya yang menyatakan akun media sosialnya diretas.

Mencegah Nomor SIM Card di Duplikasi


Dan yang paling hangat dikala ini ialah masalah somasi terhadap facebook yang diajukan di pengadilan negeri Jakarta Selatan, atas pinjaman data belakang layar dari pengguna facebook yang dimanfaatkan oleh facebook untuk kepentingan politik seseorang.
akhir ini banyak yang menyatakan bahwa akun media sosialnya diretas oleh hacker Cara Mencegah Nomor SIM Card di Duplikasi oleh Hacker

Saat ini, untuk melindungi penggunanya, akun media sosial, email dan lain sebagainya yang menyangkut perihal kehidupan dunia maya seseorang, memakai pinjaman dua langkah.

Atau pinjaman dua faktor, yakni selain dengan password, juga dengan memakai arahan verifikasi yang dikirimkan melalui SMS.

Bahkan, bank-bank nasional dalam layanan SMS atau M-Banking nya memakai nomor telpon atau SMS untuk mengirimkan token transaksi m-banking nasabahnya.

Namun, yang namanya dunia digital, tidak ada pinjaman yang benar-benar terjamin. Artinya, dalam dunia digital selalu mempunyai celah dan banyak cara untuk meretasnya.

Dari semua permasalah peretasan akun dan dunia digital kita, yang paling fundamental ialah penggunaan kartu SIM GSM.

Karena, peretasan atau penggandaan nomor kartu SIM bukan mustahil untuk dilakukan, bahkan dalam beberapa kasus, sering kali kita dengar.

Sebut saja masalah Habaib Rizieq yang difitnah dengan masalah chat mesum nya. Sebelum beredar chat tersebut, HRS sudah mewanti-wanti bahwa kartu SIM nya ada yang meretas atau menggandakannya.

Karena itu, ia tidak pernah memakai HP, atau memegang HP.

Ternyata tidak usang berselang dari itu, memang ada pihak-pihak yang secara keji memfitnahnya.

Untuk itu, sebagai generasi milenial, generasi digital, kita juga harus berpikiran secara digital.

Berpikiran digital artinya kita sadar bahwa dalam dunia digital, tidak ada hal yang mustahil terjadi, mulai dari orang berpura-pura menjadi kita, atau sebaliknya, hingga kerentanan jati diri dunia digital kita untuk dimanfaatkan dan diretas oleh hacker.

Pun begitu dengan nomor SIM GSM kita.

Penggandaan SIM GSM seluler ini, atau yang biasa disebut dengan SWAP SIM, ialah ketika seseorang meyakinkan operator jaringan seluler untuk mengalihkan nomor SIM/ telepon kita ke kartu SIM yang mereka miliki.

akhir ini banyak yang menyatakan bahwa akun media sosialnya diretas oleh hacker Cara Mencegah Nomor SIM Card di Duplikasi oleh Hacker

Mereka memakai ini dengan maksud untuk menjadi diri Anda. Memanfaatkan nomor kartu seluler Anda untuk menbobol akun media sosial, email dan bahkan m-banking Anda.

Karena, jikalau mereka berhasil memalsukan nomor SIM Anda, maka mereka sanggup dengan gampang melewati investigasi otentikasi dua faktor berbasis sms yang melindungi akun Anda yang paling sensitif.

Menurut data dari investor cryptocurrency SWAP SIM telah mengakibatkan pencurian token senilai 23,8 juta dollar.

Ini Adalah hal yang sangat serius, jangan pernah Anda menggangap bahwa penggandaan nomor SIM seluler ini ialah suatu hal yang tidak mungkin.

Jika para pembajak kartu SIM yang jago telah menargetkan Anda, percayalah, tidak banyak yang sanggup Anda lakukan untuk menghentikannya, mereka dengan sangat gampang mengambil semua identitas online Anda.

Karena bagaimana mereka sanggup melaksanakan itu, yakni memalsukan kartu SIM Anda, tidak pernah sanggup kita bayangkan. Setiap saat, setiap waktu kemampuan mereka, intrik mereka dalam melaksanakan kejahatan ini terus berkembang.

Sekali lagi, dalam dunia digital, keamanan yang tepat sekalipun tidak akan menghalangi mereka untuk membobol kartu SIM Anda, atau merayu dan menipu operator seluler kartu SIM Anda.

Faktanya, Flashpoint sebuah perusahaan keamanan digital menemukan beberapa indikasi bahwa pembajak kartu SIM dalam melaksanakan aksinya, merekrut pekerja ritel di toko-toko ponsel bahkan merekrut karyawan-karyawan operator seluler untuk mendapatkan susukan ke nomor-nomor SIM yang dilindungi.

Apalagi, baru-baru ini pemerintah memberlakukan pendaftaran ulang penggunaan kartu SIM seluler.

Sekilas bahwa hal ini ialah sebuah tingkat keamanan yang tinggi, alasannya setiap nomor atau kartu SIM telah terang siapa pemegang atau pemiliknya.

Namun, bekerjsama ini malah memudahkan seseorang untuk mengenal Anda. Para hacker, melalui jaringan mereka akan dengan sangat gampang menemukan sasaran korban mereka.

Misalnya, seorang artis atau tokoh masyarakat terkenal, semua identitasnya telah tersimpan di operator seluler yang digunakannya.

Melalui rekan atau jaringan mereka yang bekerja di toko-toko ritel ponsel atau operator seluler akan menginformasikan kepada hacker tersebut siapa pemilik nomor SIM gsm itu, dan mereka akan dengan sangat gampang memalsukan nomor SIM seluler tersebut dan berpura-pura menjadi artis atau tokoh populer tersebut. (Iya, semudah itu)

Namun, Anda bisa mencegah itu. Anda bisa melindungi identitas digital Anda. Menjaga diri Anda dari serangan hacker yang tidak pernah Anda ketahui didunia maya.

Caranya?

Gunakan PIN di dalam Kartu SIM Seluler Anda


Setiap operator seluler utama di Indonesia mempunyai opsi untuk memasukkan PIN atau arahan sandi di kartu SIM telepon seluler Anda.

Yang dulu biasanya jikalau kita lupa PIN nya kita bisa minta arahan PUK kepada operator seluler.

Dengan melaksanakan ini, Anda telah menambahkan satu jenis gosip baru, yakni sebuah benteng gres dimana akan menciptakan sulit para hacker untuk membobol kartu SIM Telepon Seluler Anda.

Namun, tetap saja hal ini bukan berarti sebuah cara yang paling aman, alasannya menyerupai yang kami sebutkan diatas, dalam dunia digital, selalu ada celah untuk membobol identitas digital kita.

Akan tetapi jikalau kita memakai atau memasukkan PIN kedalam nomor SIM telepon seluler ini jauh lebih baik daripada tidak sama sekali.

Iya, sudah banyak yang Anda simpan untuk data dan identitas digital yang kita miliki.

Mulai dari PIN ATM, Password email, password akun medsos, password komputer, password telpon seluler, dan lain sebagainya.

Ditambah lagi mengingat PIN Kartu SIM telpon tentu akan sangat mengganggu. Akan tetapi percayalah, hal itu sepadan dengan perjuangan Anda dalam melindungi langsung digital Anda.

Hampir sebagian besar orang telah mematikannya atau tidak memakai opsi PIN ini, alasannya jikalau mereka tidak sanggup mengingat PIN ny, maka mereka akan diribetkan oleh bermacam birokrasi yang harus dilewati untuk membuka dan memakai SIM Card mereka.

Namun, jikalau Anda mementingkan keamanan dunia digital Anda, maka Anda harus melakukannya, untuk mencegah nomor SIM Anda dimanipulasi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Gunakan Keamanan Dua Langkah yang Lebih Baik (Two Factor Authentifikasi)

Menggunakan keamanan dua langkah dengan mendapatkan arahan autentikasi dua-faktor melalui SMS itu lebih baik daripada tidak sama sekali, akan tetapi hal itu tidak akan membantu Anda sama sekali jikalau SIM Card Anda di gandakan.

Makara Apa yang harus dilakukan?

Menggunakan Aplikasi Otentikasi.


Aplikasi menyerupai Google Authenticator dan Authy memberi Anda lapisan keamanan embel-embel menyerupai halnya keamanan dua faktor berbasis SMS, tetapi mereka juga mengikatnya ke perangkat fisik Anda daripada hanya nomor SIM card yang diberikan perusahaan telepon.

Aplikasi ini memperlihatkan arahan enam digit yang diperbarui setiap 30 detik atau lebih, dan tetap sinkron secara konstan dengan layanan apa pun yang Anda hubungkan.

Ingin memakai keamanan dua faktor lebih jauh dan baik lagi?

Pilihlah metode otentikasi fisik, menyerupai Google Titan Security Key atau Yubikey.

Menggunakan Otentikasi Fisik


Benda kecil ini sangat pas pada gantungan kunci kendaraan beroda empat atau rumah Anda.

akhir ini banyak yang menyatakan bahwa akun media sosialnya diretas oleh hacker Cara Mencegah Nomor SIM Card di Duplikasi oleh Hacker

Tancapkan ke port USB komputer untuk membantu memverifikasi identitas Anda. Jika Anda telah mengaktifkan token berbentuk fisik ini, ditambah dengan kata sandi Anda, serta dengan mematikan otentifikasi SMS, maka jikalau ada yang ingin membobol dunia digital Anda, maka seseorang secara harfiah harus mencuri otentikasi fisik Anda.

Otentikasi fisik ini juga dipakai oleh Bank Mandiri dan Bank BCA untuk transaksi internet bankingnya.

Lakukan Tindakan Ekstra


Jika alasannya sesuatu hal Anda mengetahui bahwa seorang telah mengetahui beberapa pasword akun digital Anda, dan mungkin mempunyai susukan ke nomor telepon Anda, sehingga ia sanggup membobol otentikasi dua faktor via SMS, maka tindakan ekstra yang harus Anda lakukan ialah dengan memisahkan antara kehidupan sosial digital dan gosip rekening bank Anda.

Pisahkan gosip dan identitas Anda di akun-akun instagram, twitter, dan sebagainya itu dengan akun rekening langsung Anda.

Atau dengan kata lain, jangan gunakan email dan  nomor telepon yang sama untuk akun media umum dan rekening Anda.

Namun, dikala ini, sangat sulit rasanya untuk memisahkan antara kehidupan aktual dengan kehidupan dunia maya kita, terutama alasannya kita begitu terikat dengan banyak aplikasi dengan nomor telpon yang terkait dengan ponsel kita.

Yang, sekali lagi, kembali ke problem inti.

Masalah keamanan dunia maya ini, telah menjadi sebuah permasalah serius bagi pengembang aplikasi.

Mereka berjuang untuk memperlihatkan sebuah tingkat keamanan ekstra bagi penggunanya, namun sekali lagi mereka belum mendapatkan sebuah tanggapan yang benar-benar sanggup menciptakan kondusif semua orang.

Yang pada akhirnya, demi fasilitas dan kelancaran yang dirasakan pengguna, mereka memakai otentikasi dua faktor dengan mengirimkan arahan melalui SMS ke nomor telpon seluler kita. Walaupun hal itu bekerjsama sangat tidak aman.

Langkah lain yang bisa Anda ambil, ialah KEWASPADAAN.

Jika secara tiba-tiba ponsel Anda tidak sanggup mendapatkan panggilan, atau tidak lagi mendapatkan SMS masuk, maka Anda harus percaya bahwa SIM card ponsel Anda bermasalah, bisa jadi alasannya serangan SWAP SIM, atau bisa juga alasannya kerusakan.

Karena itu, jangan pernah menunda untuk memperbaiki dan melaporkannya ke operator seluler Anda, semakin cepat Anda bertindak semakin baik untuk Anda.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel